pulsa-logo

Chipset Snapdragon untuk Smartwatch Terbaru Siap Dirilis 10 September


Nariswari

Kamis, 06 September 2018 • 15:45

qualcomm,snapdragon,smartwatch


teaser dari akun Taitter Qualcom, sumber: Gizchinateaser dari akun Taitter Qualcom, sumber: Gizchina

Qualcomm sejauh ini adalah perusahaan pemasok koponen chipset yang sangat dominan dan memimpin di bisnis chipset smartphone. Hampir semua smartphone berbasis OS Android dikemas dengan seri chipset Qualcomm Snapdragon.

Tentu saja, di bisnis ini Qualcomm tidak sendirian. Huawei membuat chipset smartphone Kirin, Samsung mengemas beberapa perangkatnya dengan chipset Exynos SoC, dan Xiaomi telah mulai membuat chipset sendiri yang dinamakan Surge.

Kini, perusahaan komponen chipset yang berbasis di Amerika Serikat tersebut ingin memperluas dominasinya ke pasar piranti sandang dengan menggarap jajaran chipset khusus untuk perangkat wearable.

Kemarin (5/9), Qualcomm mengumumkan di Twitter bahwa mereka akan mengumumkan “berita utama” pada tanggal 10 September 2018. Dan dari ilustrasi gambar yang terlampir di postingan di Twitter tersebut  memperkuat dugaan bahwa komponen chipset itu terkait dengan chip piranti sandang.

Di postingan Twitter tersebut, Qualcomm dengan jelas memuat sketsa jam tangan cerdas dengan kata ‘Snapdragon Wear’. Pada jam tangan, Anda dapat melihat informasi seperti baterai, langkah, dan cuaca.

Namun tidak banyak  informasi yang dibagikan oleh Qualcomm tentang chipset wearable tersebut. Akan tetapi ini kemungkinan menunjukkan bahwa Qualcomm akan merilis chip wearable yang akan meningkatkan efisiensi konsumsi daya, serta masa pakai baterai. Informasi cuaca yang ditampilkan di poster mungkin juga terkait dengan koneksi jaringan data pendukung chipset piranti sandang yang baru tersebut.

Sejauh ini, Qualcomm telah merilis prosesor seri Snapdragon Wear 2100/2500, yang mengadopsi arsitektur Cortex A7 quad-core, dan clock speed 1.2GHz, dan mengintegrasikan GPU Adreno 304 dan baseband X5 LTE. Chip baru ini diharapkan untuk mengadopsi arsitektur dan proses baru, dan mungkin juga mendukung OS Android v9 Pie. (*)


Sumber: Gizchina