pulsa-logo

Ini Dia Penguasa Handphone Indonesia Periode April Juni 2018, Xiaomi Kedua


PULSA

Jum'at, 07 September 2018 • 16:30

xiaomi,pangsa pasar handphone indonesia,laporan pengiriman handphone Q2 2108,


Antrian di Mi Store, sumber: istimewaAntrian di Mi Store, sumber: istimewa

Xiaomi menjadi vendor terbesar kedua di Indonesia pada acara peluncuran Redmi 6 dan Redmi 6A di Indonesia beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan oleh Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia. Mendurut dia, posisi vendor kedua Xiaomi diklaim berdasarkan hasil riset pasar Counterpoint dan Canalyst. Nah, klaim ini juga sejalan dengan data yang disampaikan oleh International Data Corporation (IDC).

Menurut IDC, pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 9,4 juta unit pada triwulan kedua 2018 (April – Juni ), pertumbuhan antar kuartal mencapai 22% dan meningkat 18% dibandingkan periode yang sama lalu tahun. Ini sekaligus menandakan pengiriman tertinggi yang pernah tercatat di Indonesia. Sementara itu, top 5 vemdor smartphone terus mendominasi pasar handphone lokal dengan lebih dari 85%, sebagian besar disebabkan lonjakan pengiriman Xiaomi.

"Xiaomi, yang menghadapi berbagai tantangan pertumbuhan di masa lalu, telah muncul menjadi kuda hitam di pasar smartphone Indonesia, menjadi pemain terbesar kedua setelah Samsung. Berbeda dengan strategi OPPO dan vivo, Xiaomi, meskipun minim kampanye pemasaran dan tipis margin untuk para mitra distributornya, mampu memasok handset dengan harga kompetitif  dnegan  rasio –harga-spek ke  pasar, memberikan konsumen nilai lebih untuk uang mereka. Dengan strategi ini, Xiaomi secara bertahap terjebak dan memperoleh peningkatan mindshare sevara signifikan dan pangsa pasar, "kata Risky Febrian, Analis Pasar, IDC Indonesia, sperti dikutip PULSA dari laman resmi IDC.

sumber: IDCsumber: IDC

Pada periode tersebut, harga jual rata-rata (ASP) untuk OPPO dan vivo adalah sekitar 220 dolar AS sementara Xiaomi berada di 130 dolar AS. Selain soal harga, Xiaomi mengdepankan kampanye yang minim dengan memanfaatkan aktifitas di internet seperti flash sale melalui mitra e-commerce, mobile gaming, dan dukungan terus menerus kepada fanbase-nya, yang pada gilirannya menyebar merek tersebut dari mulut ke mulut dan juga media sosial.

Tapi yang paling menarik dari lima besar vendor di Indonesia pada triwulan kedua 2018 adalah posisi Advan yang lagi-lagi masuk radar sebagai lima besar. Advan menjadi satu-satunya perwakilan merek lokal ditengah gempuran vendor asal Tiongkok.

Hingga saat ini, Samsung masih menjadi pemuncak sebagai vendor terbesar di Indonesia.  Meskipun posisinya semakin tergerus dengan 27% pangsa, hanya terpaut 2% saja dari pangsa pasar Xiaomi yang kini mencapai angka 25% berdasarkan pengiriman.(*)    


Sumber: IDC