pulsa-logo

Ujicoba Tilang Elektronik dan Teknologi Penyelaras Kecepatan


Andre Lukmana

Rabu, 19 September 2018 • 12:53

tilang elektronik,electronic traffic law enforcement


Sumber Foto: Kompas.comSumber Foto: Kompas.com

Wacana tilang elektronik telah bergulir sejak beberapa tahun lalu. Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta akan menguji-coba penerapan electronic traffic law enforcement (E-TLE) di Jalan Sudirman hingga MH Thamrin.

Penerapan uji coba ini berlangsung selama satu bulan pada Oktober 2018, ada 5 titik  CCTV berteknologi canggih yang terpasang di persimpangan jalan Sudirman-MH Thamrin.

Polda Metro Jaya mewajibkan masyarakat yang akan melakukan registrasi kendaraan baru untuk mencantumkan nomor handphone dan alamat email.

Registrasi kendaraan baru dengan mencantumkan e-mail dan nomor kontak bertujuan agar secara mudah petugas kepolisian mencari pemilik kendaraan tersebut, melalui rekaman CCTV serta kamera yang dapat merekam jenis kendaraan yang melanggar lalu lintas baik siang atau malam hari. Hasil rekaman dari kamera CCTV ini secara otomatis terkirim langsung ke Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya untuk dianalisa.

Sayangnya, banyak orang tetap melanggar aturan tersebut, apalagi begitu melihat adanya kesempatan untuk melanggar aturan dengan tujuan cepat sampai tujuan. Mereka inilah yang biasanya tidak mengetahui adanya kamera pemantau tersebut.

Namun ada beberapa pabrikan otomotif yang sudah mengantisipasi menyesuaikan dengan penerapan teknologi ini. Contohnya seperti dilansir Carscoops, produsen mobil Ford membuat sebuah sistem pada Ford jenis S-Max yang mampu membaca pesan batas kecepatan yang disyaratkan pemerintah setempat, dan secara otomatis menyesuaikan dengan kecepatan mobil tersebut.

Pengemudi hanya cukup mengaktifkan fitur ini saat berkendara, dimana sensor yang ada dibalik kaca dengan mendeteksi adanya rambu lalu lintas. Dengan sistem komputer yang membaca batas kecepatan, secara otomatis kinerja mesin dapat mengurangi bahan bakar yang tersuplai masuk ke mesin.


Sumber berita: berbagai sumber. (Rul/dp)