pulsa-logo

Ternyata Tak Semua Dokter Setuju Apple Watch 4 Baik untuk Kesehatan


PULSA

Rabu, 19 September 2018 • 17:47

apple.watch,apple watch 4,smartwatch,deteksi jantung,penyakit jantung


Foto: PhonearenaFoto: Phonearena

Apple Watch terbaru sudah bias dipesan mulai Jumat lalu, yang berarti juga bahwa pengguna awal smartwatch terbaru Apple itu akan muncul beberapa hari lagi. Meskipun beberapa fitur kunci justru belum bisa langsung dimikmati.

Apple tengah berjuang untuk mendapatkan persetujuan dari FDA terkait fitur monitor ECG pada smartwatch terbarunya , yang menjadi alasan aplikasi ECG masih dijadwalkan peluncurannya (khususnya di AS) sampai tahun ini.

Tapi sebetulnya fitur kesehatan yang ada di Apple Watch sendiri memunculkan ambivalensi di komunitas medis terhadap Apple Watch Series 4. Sementara banyak profesional di bidang kesehatan berpendapat bahwa perangkat tersebut sebagai sebauh terobosan dan bisa menjadi solusi bagi mereka yang kurang memperhatikan kesehatan, tapi ada juga yang berpikir sebaliknya.

Nah, tanpa harus menjelaskan terlalu teknis, John Mandrola, seorang ahli elektrofisiologi jantung di Baptist Health Louisville, telah meringkas secara sempurna masalah yang ada pada Apple Watch terbaru.

Meskipun pembuktian tingkat akurasi pada fitur Elektrokardiogram terlihat mengesankan, terbukti 90 persen keberhasilan, yang berarti hampir hanya 100.000 orang yang mengalami kesalahan diagnose dengan fibrilasi atrium (AF) dari total 1 juta pengguna.

Bagaimana jika ternyata pengguna Apple Watch lebih dari satu juta unit, sehingga jumlah orang yang mungkin mencari bantuan medis akibat diagnose yang salah akan tumbuh secara eksponensial. Meskipun tidak ada yang salahnya jika secara rutin melakukan pengecekan detak jantung dengan benar, tetapi menurut Mandrola, "banyak" dokter yang akan direpotkan oleh pasien "salah diagnosis" akibat Apple Watch terbaru mereka.

Dengan demikian, selain “kecemasan dan biaya yang tidak perlu”, orang juga dapat “menderita kerugian akibat tes dan prosedur yang tidak perlu.” Semua karena jam tangan komersial mungkin bukan perangkat yang tepat untuk mengidentifikasi irama jantung yang tidak teratur dan merekomendasikan cara yang tepat untuk melakukan pencegahan. pelayanan kesehatan. (*)


Sumber: Medium via Phonearena