pulsa-logo

Seorang MiFans Gugat Xiaomi, Kenapa?


Nariswari

Kamis, 27 September 2018 • 10:00

mifans,mifans tuntut xiaomi,mifans kecewa,mifans indonesia,xiaomi,lei jun ceo xiaomi


ilustrasi, doc. PULSAilustrasi, doc. PULSA

Seorang penggemar Xiaomi di China menggugat Xiaomi ke meja hijau, karena perusahaan teknologi raksasa yang berbasis di China tersebut  telah  dianggap gagal memenuhi janjinya untuk menjadi tuan rumah dalam menyelenggarakan  makan malam dan jumpa penggemar  dengan co-founder Xiaomi,  Lei Jun.

Situs web resmi hukum di China, yakni  Haidian Court di Beijing mengungkap kasus perselisihan secara hulum antara penggemar Xiaomi dan pihak Xiaomi tersebut. Berdasarkan  berkas laporan  itu mengindikasikan bahwa kasus tersebut telah  bergulir ke meja pengadilan.

Kasus ini pertama kali  diajukan oleh seorang penggemar Xiaomi bernama  Yang, di mana  dia  sangat berharap  pada sebuah pengumuman  yang tertulis di toko online resmi Xiaomi. Di pengumuman tersebut, Xiaomi menjanjikan  sebuah acara jumpa penggemar  bagi resseler dan agen smartphone Xiaomi  untuk makan malam dan bertemu langsung dengan Lei Jun (co-founder Xiaomi).

Xiaomi telah mengumumkan kontes secara terbuka pada bulan Agustus 2017 untuk  rekor penjualan smartphone Xiaomi, di mana hadiah itu berupa makan malam bersama dengan pendiri perusahaan dan CEO Xiaomi, Lei Jun. Ada tiga opsi dan peserta harus memenuhi  syarat kontes tersebut.  Salah satunya adalah  rekor penjualan lebih dari 300 unit Xiaomi Mi 5X, penjualan lebih dari 300 unit Redmi Note 5A atau penjualan lebih dari 400 unit Mi 5X dan Redmi Note 5A (atau penggabungan dari semua seri tersebut).

Yang  mengklaim bahwa dirinya  secara aktif berpartisipasi dalam kontes dan memenuhi kriteria dari pengumuman tersebut  dengan menjual lebih dari  523 unit ponsel  Xiaomi Redmi Note 5A selama periode kontes. Yang juga  lebih lanjut mengklaim bahwa ketika dia menghubungi pihak Xiaomi  untuk meminta  hadiah, Xiaomi disinyalir menolak dan mengulur-ulur waktu untuk bernegosiasi ulang ke pihak Yang. Di sinilah Yang merasa seperti dicurangi dan kemudian menggugat Xiaomi ke meja hijau.

Yang  menyebutkan bahwa  gugatan yang diajukannya ini adalah karena Xiaomi telah melakukan pelanggaran kontrak dan pelanggaran janji ke penggemarnya. Yang  menuntut Xiaomi untuk  memenuhi sejumlah kompensasi. Dan hingga  saat ini, kasus ini masih berjalan di Pengadilan Haidian di Beijing, China.

Yang menjelaskan bahwa   dengan Xiaomi  ingkar untuk menepati janjinya tersebut,  tidak hanya “melukai”  perasaannya sebagai "Mi Fan” atau penggemar Xiaomi, akan  tetapi juga merupakan pelanggaran kontrak atau perjanjian selama kontes.  Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa  dirinya layak untuk diberi kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan, termasuk total  penggantian  senilai  USD $ 3,491 untuk menutup biaya selama persidangan, notaris, dan biaya-biaya lain selama pengajuan kasus ini ke meja pengadilan. (*)


Sumber: MyDrivers via Gizmochina