pulsa-logo

Palm Come back, Berencana Rilis Smartphone Berukuran Mungil


Nariswari

Selasa, 16 Oktober 2018 • 11:47

Palm,TCL,pda,pda phone,palm inc,ponsel mungil


 CREDIT: Courtesy of Palm Ventures Group CREDIT: Courtesy of Palm Ventures Group

Hari-hari kejayaan PDA sudah lewat, tetapi memang beberapa nama di industri ini telah sukses  menginspirasi banyak produsen perangkat pintar seperti yang dilakukan Palm Inc. Kini beredar kabar bahwa Palm berniat untuk “come back”, serta menghidupkan kembali bisnis perangkat pintarnya. Namun kendali bisnis Palm ini dikelola oleh startup yang berbasis di  California yang resmi menggunakan merek “Palm”.

Tidak seperti perangkat Palm yang dikenal oleh publik sekitar tahun 2010, tim startup baru ini mencoba untuk meluncurkan smartphone perdananya dengan merek Palm dengan mengandalkan keunikan desain. Smartphone Palm ini tidak mencoba melawan iPhone dan smartphone Samsung Galaxy yang memang sudah dikenal sebagai perangkat berspesifikasikuat.

Sebaliknya, smartphone pertama dari Palm ini (yang nantinya akan dikenal hanya dengan sebutan “Palm”) adalah smartphone dengan bodi berdimensi cukup mungil, bahkan agak kecil jika Anda genggam dalam kepalan tangan.  Keunikan inilah yang ingin dijadikan “nilai jual” smartphone Palm. Lalu pertanyaannya adalah, bisakah Palm berhasil membangun  kompetisi yang kuat melawan produk kompetitor yang memiliki spesifikasi sangat kuat dan lengkap?

Perlu Anda pahami, bahwa smartphone Palm baru ini  pada dasarnya tidak ada hubungannya dengan perangkat Palm yang lama. Pendiri Palm, Dennis Miloseski dan Howard Nuk sempat mengabdikan diri  di Samsung, dan ketika mereka mulai mendesain perangkat keras untuk membantu memproduksi smartphone Samsung dengan desain  mungil impian mereka. Namun nyatanya Samsung tidak pernah merilis smartphone mungil, karena trend-nya kini konsumen menggemari smartphone berlayar lapang.   TCL tampaknya tertarik dengan konsep desain smartphone mungil mereka, dan menawarkan mereka penggunaan nama Palm. (Ingat, TCL  memperoleh merek dagang Palm dari HP beberapa tahun yang lalu.) Sejak saat itulah, proses penciptaan smartphone Palm mungil ini mulai terwujud.

Palm mengemas layar LCD berukuran 3,3 inci , memiliki kepadatan pixel 445 PPI. Smartphone yang menjalankan OS Android v8.1 Oreo ini , menampilkan jajaran ikon aplikasi berbentuk  bulat yang simple dan sedikit mengingatkan kita pada Apple Watch. Jika Anda menekan dan menahan ikon dari sebuah aplikasi, maka Anda akan melihat beberapa pintasan khusus dari aplikasi tersebut.

Casing Palm  dibangun dari bahan  aluminium, dan layarnya dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 3.  Kinerjanya mengandalkan processor chipset octa core Qualcomm  Snapdragon 435, RAM 3GB, dan mendukung penyimpanan memori eksternal. Untuk saat ini, setidaknya, Palm masih bundling dengan operator eksklusif  Verizon, dan menggunakan layanan  operator NumberShare untuk sinkronisasi pesan dan pemberitahuan antara ponsel utama Anda dan Palm.

Palm ditenagai oleh baterai berkapasitas daya  800mAh yang diklaim akan bertahan sekitar 8 jam dengan sekali pengisian fully charge. Anda dapat memperpanjang masa pakai baterai sedikit lebih lama  dengan fitur Palm Life Mode, yang dimaksudkan untuk membantu Anda untuk memutuskan fitur apa yang lebih  diperlukan dan fokus pada aplikasi tertentu saja. Setelah mode ini diaktifkan, Anda tidak akan menerima panggilan atau notifikasi ketika layar Palm mati. Itu bukan karena ponsel benar-benar mati lho, akan tetapi mode ini berusaha mengelola fitur dan aplikasi apa saja yang dikelola dengan baik. Tentu saja karena radio nirkabel smartphone memang benar-benar mati, termasuk GPS.


Dari jenuhnya pasar smartphone berlayar lapang, kelak hadirnya smartphone Palm adalah merek klasik yang bisa menjadi pilihan bagi pengguna smartphone pemula. Setidaknya smartphone Palm adalah pilihan keren  buat Anda yang menggemari perangkat berdesain “retro”.

Sejauh ini belum diketahui kapan Palm akan meluncurkan smartphone Palm dan berapa harga smartphone ini.(*)

Sumber: Engadget