pulsa-logo

Samsung Bakal Gunakan Baterai yang Bisa Diisi Penuh dalam 12 Menit?


Nariswari

Kamis, 25 Oktober 2018 • 13:46

Samsung,graphene


IlustrasiIlustrasi

Samsung dikabarkan akan mulai menggunakan baterai berbahan graphene untuk smartphone-nya mulai tahun depan. Perusahaan itu disebut memiliki alasan tersendiri mengapa mereka memilih bahan graphene untuk baterai smartphone.

Selama ini, sebagian besar vendor smartphone menggunakan baterai berbahan Lithium-ion. Sayangnya, baterai dengan bahan ini membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk pengisian daya penuh. Sementara penggunaan baterai berbahan grapheme digadang dapat mengurangi waktu itu menjadi hanya 12 menit.

Lewat lembaga R&D miliknya (Advanced Institute of Technology), Samsung mengklaim telah berhasil menyintesis bola graphene yang dipatenkan tahun lalu.

Samsung mengatakan bahwa bahan graphene dapat digunakan untuk membuat baterai dengan proses pengisian daya jauh lebih cepat dan lebih tahan lama dibandingkan dengan  baterai lithium-ion dan lebih lama.

Sejak mengumumkan hal tersebut, tidak sedikit pihak yang kemudian penasaran dan bertanya-tanya untuk mencari tahu kapan teknologi baterai graphene ini akan masuk ke  proses produksi smartphone Samsung.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Samsung diprediksi akan mulai menggunakan baterai berbahan  graphene untuk smartphone tahun depan.

Sejak beberapa waktu yang lalu, beredar rumor dan bocoran informasi di Weibo yang menyebutkan bahwa Samsung sedang melakukan pengembangan R&D komponen baterai graphene.


Samsung Advanced Institute of Technology mengatakan tahun lalu bahwa bahan bola graphene ini akan meningkatkan kapasitas baterai hingga 45%. Mereka juga mengatakan bahwa kecepatan pengisian akan ditingkatkan sebanyak lima kali. Baterai dengan bahan graphene bahkan dapat bertahan di dalam kondisi suhu yang lebih tinggi sehingga diklaim akan jauh lebih aman.

Samsung telah mematenkan teknologi ini di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Samsung apakah teknologi baterai graphene  ini akan diperkenalkan di Galaxy S10 yang memang rencananya akan diperkenalkan awal 2019.

Diprediksi, handset Galaxy Note berikutnya-lah yang akan pertama kali dibekali dengan baterai berbahan graphene tersebut. Mengingat selama ini

Samsung memiliki keinginan besar untuk membawa teknologi baru ke perangkat kelas menengah, maka ada kemungkinan komponen baterai graphene ini belum akan diadopsi untuk perangkat yang lebih terjangkau. (Naris/Ozi)

(Sumber)