pulsa-logo

Yuk! Intip Fakta dan Data di Balik 10 Tahun Kiprah Google Play


Fauzi

Jum'at, 26 Oktober 2018 • 12:28

App Annie,Google Play


Image: App AnnieImage: App Annie

App Annie, perusahaan data dan wawasan aplikasi seluler merilis laporan terbaru bertajuk Data di Balik 10 Tahun Google Play. Laporan tersebut mencatat pertumbuhan pesat pasar yang terus berlanjut.

Dalah hal ini, laporan App Anni mengungkap tiga hal di balik pertumbuhan pesat pasar aplikasi, di antaranya lebih banyak aplikasi yang hasilkan pendapatan jutaan dollar, pertumbuhan pesat game di Asia, dan faktor aplikasi LINE. Berikut rincian dari laporan tersebut.

Lebih banyak aplikasi yang hasilkan pendapatan jutaan dollar

Pendapatan Google Play naik hampir dua kali lipat dalam kurun waktu 2015 - 2017, terhitung pendapatannya mencapai $ 27 milyar, jauh melampaui pertumbuhan unduhan dalam rentang waktu yang sama.

Secara dramatis, Google Play telah meningkatkan porsinya dalam pembelanjaan di seluruh dunia dari 14% pada tahun 2012 menjadi 34% pada tahun 2017. Akun Google Play diunduh sebanyak 70% di seluruh dunia, dan telah merilis hampir 10 juta aplikasi.

Sebanyak 1.697 aplikasi berhasil menghasilkan lebih dari $ 1 juta dalam pembelanjaan konsumen tahunan setiap tahunnya. Rata-rata pengguna Android di Indonesia menginstal 62 aplikasi dan aktif menggunakan 33 aplikasi dalam sebulan. Fakta ini membuat Indonesia menempati peringkat ke-10 dari 11 negara yang dipilih dalam survei ini. Negara yang menduduki puncak survei adalah Australia dengan 103 aplikasi terpasang dan 39 digunakan secara aktif dalam sebulan.

Pada periode Januari 2012 hingga Agustus 2018. Indonesia menempati peringkat kelima dengan 14,6 juta unduhan, tidak jauh dari Rusia di posisi keempat dengan 15,9 juta unduhan. Sementara di posisi teratas adalah India dengan 36,9 juta unduhan.


Pertumbuhan pesat game di Asia

Akun dari Asia-Pasifik mendominasi 39% unduhan di seluruh dunia, dan 51% pembelanjaan di Google Play. Berkaitan dengan hal tersebut, akun aplikasi game untuk 38% unduhan di wilayah APAC, tetapi mencapai lebih dari 90% dari semua pembelanjaan.

Peringkat negara dengan pembelanjaan dalam aplikasi game terbesar adalah Jepang, AS, Korea Selatan, Jerman, dan Taiwan – Kebetulan, fakta ini mirip dengan peringkat yang didasarkan pada negara-negara yang paling banyak berinvestasi dalam eSports.

Faktor aplikasi LINE

LINE, aplikasi perpesanan buatan Jepang, yang secara konsisten menjadi penghasil terbesar pembelanjaan konsumen sejak 2013. Dari 10 aplikasi teratas dunia berdasarkan pembelanjaan konsumen (eksklusif game), LINE menempati 3 tempat, dengan bertindak sebagai Google Play trump card dalam hal menghasilkan pendapatan.

Sebagai tambahan, LINE tidak masuk ke jajaran 5 aplikasi teratas iOS (eksklusif game) pada tahun 2017, setelah sebelumnya selalu hadir dalam jajaran itu, empat tahun berturut-turut. (Ozi)

Sumber: PR