pulsa-logo

Apple Tak akan Lagi Pamer Angka Penjualan iPhone, Ini Alasannya!


PULSA

Jum'at, 02 November 2018 • 16:30

apple,iphone,iphone XS,iphone 2018,penjualan iphone


ilustrasi, Doc. PULSAilustrasi, Doc. PULSA

Apple dilaporkan tidak akan lagi menyebut angka penjualan produk hardware-nya yang diantaranya adalah iPhone, iPad dan Mac. Begitu juga untuk perangkat Apple Watch, AirPod dan Homepod. Dikutip dari The Verge, chief financial officer Apple Luca Maestri mengumumkan bahwa perusahaan berlogo Apple itu tidak akan lagi melaporkan penjualan unit pisi perangkat keras utamanya.

Pengumuman ini muncul setelah persentase penjualan unit iPhone tidak berubah dari tahun ke tahun, meskipun ada selisih pendapatan sebesar 29 persen. Keputusan untuk tidak mengungkapkan angka unit penjualan alasannya karena angka itu “tidak mewakili kekuatan yang mendasari bisnis kami,” kata Maestri. " Satu unit penjualan kurang relevan saat ini disbanding pada masa lalu," katanya, menambahkan bahwa peningkatan penjualan unit masih menjadi bagian yang jelas dari tujuan Apple.

“Ini sedikit mirip ketika Anda pergi ke pasar dan mendorong troli ke kasir dan [mereka mengatakan] 'Berapa banyak barang yang ada di sana (troli)?’ ”CEO Tim Cook menambahkan. “Tidak masalah berapa banyak barang yang ada di troli (tapi) nilai keseluruhan dari apa yang ada di keranjang.”.

Apa pun alasannya, angka unit penjualan mungkin tidak secara akurat mewakili kinerja bisnis Apple, tapi itu angka itu bisa digunakan analis dan jurnalis untuk menghitung harga jual rata-rata produk. Misalnya, angka tersebut dapat memberikan wawasan tentang seberapa baik berbagai model iPhone yang dijual, karena iPhone yang lebih baru seperti XS, XS Max, dan XR dijual lebih mahal disbanding model sebelumnya seperti SE yang sekarang ini dihentikan, 6S, dan 6.

jadi, jika pada kuartal keempat tahun ini taka da pengumuman angka penjualan, maka akan sedikit lebih sulit bagi analis untuk mengukur kinerja penjualan perangkat keras Apple yang baru saja diumumkan September lalu. (*)

Sumber: The Verge