pulsa-logo

Waduh, Hacker Asal Korut Dilaporkan Curi Jutaan Dolar dari ATM di Asia dan Afrika


PULSA

Jum'at, 09 November 2018 • 09:06

hacker,pencurian ATM,cybersecurity,keamanan transasksi


ilustrasi, courtesy: Ubergizmoilustrasi, courtesy: Ubergizmo

Perusahaan keamanan cyber Symantec telah merilis laporan terbaru yang mengklaim bahwa hacker asal Korea Utara mencuri puluhan juta dolar dari ATM di kawasan Asia dan Afrika. Mereka menggunakan malware trojan canggih berjudul "Trojan.Fastcash" untuk melaksanakan operasinya.

Nama kelompok hacker yang dimaksud adalah Lazarus. mEreka bekerja denganmenginfeksi server yang mengendalikan ATM ini dengan malware dan masing-masing mampu mencegat permintaan transaksi penipuan mereka sendiri untuk menarik uang tunai.

Lazarus diyakini merupakan kelompok hacker yang sama yang berada di balik aksi hack yang melumpuhkan pada Sony Pictures. Kelompok itu juga dilaporkan di balik serangan ransomware WannaCry.

Menurut Ubergizmo, Ini bukan pertama kalinya kabar menegai malware canggih yang digunakan untuk menarik uang tunai dari ATM. Pada tahun 2017, penipuan lewat ATM ini terjadi di 30 negara berbeda. Serangan serupa juga terjadi awal tahun ini yang beroperasi di 23 negara.

Dalam laporannya, Symantec mencatat bahwa setiap serangan Fastcash dilakukan dengan menginfeksi server yang menjalankan versi yang tidak didukung sistem operasi AIX nya. Hal ini menunjukkan bahwa Symantec telah menambal kerentanan yang dieksploitasi oleh hacker dalam versi OS yang lebih baru. (*)

Sumber: Ubergizmo