pulsa-logo

File Terhapus, Lelaki Ini Gugat Adobe


Nariswari

Rabu, 14 November 2018 • 12:56

adobe,bug adobe,file terhapus,edit video,aplikasi editing


ilustrasiilustrasi

Siapa dari Anda yang sering jengkel di saat-saat melakukan aktivitas di PC atau perangkat pintar Anda, tiba-tiba file yang Anda garap raib?

Dulu pada masa-masa awal perangkat lunak produktivitas dikembangkan, jika komputer atau perangkat lunak Anda tiba-tiba rusak atau crash, semua pekerjaan Anda akan hilang. Namun saat ini, pengembang perangkat lunak memiliki tools bawaan yang terus dikembangkan untuk dapat mencadangkan data Anda sesempurna mungkin untuk memastikan bahwa jika sesuatu yang tidak terduga terjadi, Anda masih akan memiliki cadangan pekerjaan yang telah Anda garap untuk memulihkan pekerjaan Anda seperti sedia kala.

Faktanya, Adobe Premiere Pro memang memiliki sistem semacam itu untuk membantu mencadangkan hasil pekerjaan yang Anda buat saat pengguna sedang mengerjakannya. Sayangnya seorang designer freelance bernama Dave Cooper mengalami hal yang tak menyenangkan. Dirinya menggugat Adobe karena terhapusnya data-data dan karya yang sedang dikerjakannya di Adobe Premiere Pro.

Dave Cooper menuduh bahwa Adobe Premier Pro memiliki bug dalam perangkat lunaknya, sehingga mengakibatkan data dan karyanya yang digarapnya selama ini terhapus. Salah satu fitur Premiere Pro  ada yang disebut "Clean Cache” yang pada dasarnya memnbantu Anda untuk mengosongkan cache untuk membebaskan ruang penyimpanan. Cache biasanya digunakan selama alur kerja untuk membantu membuat cadangan tab, dan pengguna memiliki opsi untuk menghapusnya begitu pekerjaan selesai.

Akan tetapi menurut Dave Cooper, selama proses penghapusan cache-nya, ia mengklaim bahwa bukan hanya redudansi cache saja yang dihapus, tetapi juga banyak file, hasil karya  dan data milik Dave Cooper  yang bukan bagian dari folder atau subdirektori Media Cache yang ikutan terhapus.

Dalam sesi wawancara dengan media Motherboard seperti dilansir Ubergizmo, David Deal yang merupakan salah satu pengacara yang mewakili Dave Cooper yang memejahijaukan Adobe, mengatakan bahwa  file-file yang terhapus adalah klip video aslinya dan juga hasil editannya. Ini sangat fatal. Sebagai seniman visual freelance, semua hal terpenting yang Anda miliki adalah portofolio pekerjaan Anda. Jika Anda tidak memiliki karya Anda, maka Anda mungkin dianggap bukan seniman visual.

Dave Cooper memperkirakan bahwa ia telah kehilangan sekitar 100,000 klip video yang bernilai lebih dari USD $ 250,000.


Beberapa waktu sebelumnya, Adobe memang sempat telah mengakui adanya bug di perangkat lunak di Adobe Premier Pro  dan mereka dengan cepat berupaya untuk menggulirkan update perangkat lunak untuk memperbaiki masalah bug tersebut. Tapi kasus Dave Cooper terjadi sebelum “pengakuan” Adobe tersebut, dan  mengakibatkan Dave Cooper kehilangan semua karyanya.

Kini Dave Cooper dan pengacaranya sedang berjuang  untuk berusaha mencapai penyelesaian di jalur hukum melawan Adobe, dengan pengajuan gugatan. Tapi  kabarnya gugatan hukum tersebut ditolak. (*)

Sumber: Motherboard via Ubergizmo