pulsa-logo

Ini Bukti Apple Kian Serius Garap AI


Nariswari

Kamis, 22 November 2018 • 15:07

Apple,Silk Labs,AI


IlustrasiIlustrasi

Apple dikabarkan telah mengakuisisi Silk Labs, sebuah startup AI yang berfokus pada pembuatan perangkat lunak AI  yang cukup ringan untuk dibenamkan di perangkat keras seperti kamera dan speaker.

Silk Labs sendiri merupakan  startup kecil. Adapun tujuan Apple membeli startup ini tak lain untuk membawa kecerdasan visual dan audio generasi mendatang ke produknya yang terhubung IoT, termasuk  dengan  pengenalan gambar dan pengenalan audio canggih (audio and visual recognition).

Dalam pengumuman yang tertera di situs Silk Labs, teknologi yang digarapnya  ini memiliki sejumlah kegunaan potensial untuk meningkatkan  keamanan rumah, analisis ritel, pemantauan paket, metrik tampilan digital, kontrol akses, pemantauan tempat parkir, dan pengawasan bangunan dengan kemampuan khusus seperti deteksi orang, pengenalan wajah, deteksi audio, dan pengenalan objek tertentu.

Silk Labs  dalam unggahan blog-nya menjelaskan panjang lebar tentang  teknologi yang mereka kembangkan. Namun sayangnya blog tersebut sudah lama tidak aktif, dan sudah tidak berfungsi, seperti juga akun Twitter Silk Labs  yang belum diperbarui sejak 2017. Situs web Silk Labs  juga memberikan wawasan tentang teknologinya, meskipun belum ada  penjabaran tentang bagaimana Apple  berencana untuk menggunakannya. Intinya, Silk Labs  memfokuskan pada pengalaman AI.

Perlu diketahui, Silk Labs  pernah mengeluarkan produk bernama Sense, yang memulai debutnya di Kickstarter tiga tahun lalu. Sense dirancang untuk menjadi "otak digital" untuk produk IoT,  yang memungkinkan penggunanya untuk dapat berkomunikasi dengan mudah  dan meningkatkan interoperabilitas dan mempelajari kebutuhan IoT dari waktu ke waktu.

Adapun Silk Labs didirikan oleh Andreas Gal, Chris Jones, dan Michael Vines.  Andreas Gal sebelumnya menjabat sebagai Chief Technology Officer di Mozilla. (Naris/Ozi)

(Sumber)