pulsa-logo

Tak Mau Kecanduan Android, Huawei Garap OS Buatan Sendiri


PULSA

Jum'at, 07 Desember 2018 • 07:52

huawei,EMUI,OS buatan sendiri,Samsung,Tyzen,Android


ilustrasiilustrasi

Seorang petinggi Huawei dilaporkan telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menggarap OS baru untuk perangkat mobile. Hingga saat ini Huawei termasuk pengguna Android terbesar pada smartphone buatannya. Perusahaan berlogo bunga lili merah itu telah menggunakan OS Android dengan kustom UI yang dinamakan EMUI.

Gosip Huawei sedang menggodok OS baru sebelumnya telah muncul pada awal tahun ini. Waktu itu Huawei tak memberi komentar apa pun  tentang hal ini. Tetapi kali ini, seperti dilaporkan oleh MySmartprice, Huawei sudah mengkonfirmasi. Menurut laporan yang pertama kali diunggah oleh IThome, konfirmasi tersebut terucap ketika seorang wartawan bertanya kepada Wakil Presiden Huawei Mobile Phone Products, Bruce Lee, apakah perusahaan itu mengerjakan OS baru? Lee menjawab, 'Sedang dalam pengembangan'.

Ini mungkin bisa menjadi terobosan besar, tapi Huawei bukan satu-satunya pabrikan yang memiliki hasrat untuk memiliki oS sendiri. Samsung juga telah lama memiliki OS buatan sendiri yang disebut Tyzen dan sudah ada beberapa perangkat yang pernah dilepas denga OS tersebut, Tapi nyatanya Samsung hingga kini masih belum ‘serius’ untuk terus mendorong Tyzen ke level yang lebih tinggi dan masih mengandakan Android.

Lalu apa yang melatarbelakangi Huawei untuk memiliki OS sendiri? Padahal selama ini Huawei dan Google sudah menjadi mitra sejak lama. Ada yang menyebut ada kaitannya dengan larangan perangkat Huawei untuk masuk ke AS menjadi pemicunya. Posisi Huawei sendiri saat ini ada diperingkat kedua sebagai pabrikan smartphone Android setelah Samsung. Dan Huawei berambisi untuk menjadi nomor satu.

Sebetulnya, jika dibandingkan dengan Samsung, Huawei lebih mungkin untuk memiliki OS sendiri. Setidaknya Huawei bisa memulainya untuk pasar lokal di Cina yang jumlahnya mencapai ratusan juta pengguna.  Sebab, meskipun Android banyak digunakan di Cina, sejatiya tak ada layanan Google yang bisa digunakan di sana termasuk Play Store. (*)

Sumber: ITHome via MysSmartprice