pulsa-logo

Tengah Diselidiki, Huawei Bisa Terkena Sanki Larangan Ekspor oleh AS


PULSA

Senin, 10 Desember 2018 • 16:40

Tengah Diselidiki, Huawei Bisa Terkena Sanki Larangan Ekspor oleh AS


ilustrasiilustrasi

Masih ingat kasus yang menimpa produsen ponsel asal Cina ZTE yang terkena sanksi larangan ekspor AS? Akibat dari sanksi tersbeut maka ZTE tidak bisa mendapatkan pasokan perangkat keras dan perangkat lunak utama yang diperlukan untuk mengembangkan smartphone. Nah sekarang giliran Huawei yang tengah diinvestigasi oleh AS. Jika terbukti, tak menutup kemungkinan akan bernasib sama dengan ZTE.

Larangan ekspor yang diberikan kepada ZTE merupakan akibat dari pelanggaran terhadap larangan untuk berbisnis dengan Iran dan Korea Utara. Nah, hal ini juga tengah dituduhkan kepada Huawei. Menurut laporan Digitimes yang diterbitkan Jumat lalu, Huawei telah diselidiki sejak 2016 karena mengabaikan sanksi AS atas penjualan ke negara-negara tertentu.

Investigasi ini menjelaskan mengapa CFO Huawei Meng Wanzhou tengah ditahan di Kanada dan akan diekstradisi ke AS. Meng yang juga putri pendiri Huawei diduga ketahuan tengah merencanakan untuk menggunakan sistem perbankan global guna membantu Huawei berbisnis dengan Iran.

Huawei bisa saja terkena sanksi larangan ekspor oleh AS. Meski demikain, Huawei tidak seperti ZTE, dimana Huawei punya chipset sendiri, yang diproduksi oleh TSMC. Nah, terkait dengan OS, Huawei ternyata sudah membantahnya kabar yang menyebut mereka tengak menggodok OS sendiri.

Sebelumnnya AS telah memperingatkan para negara sekutunya untuk tidak menggunakan produk Huawei, termasuk peralatan jaringan dalam membangun jaringan 5G. AS juga melarang operator di sana seperti AT & T dan Verizon untuk tidak berbisnis dengan Huawei, sehingga membatalkan rencana Huawei untuk menggarap pasar AS.  Tapi nyatanya produk Huawei tetap bisa tumbuh dengan baik dan telah menjadi produsen smartphone kedua di dunia. Begitu juga dengan peralatan jaringan, Huawei menjadi salah-satu pemain besar di dunia. (*)

Sumber: Digitmes via Phonearena