pulsa-logo

CFO Huawei Bebas dengan Jaminan, Trump akan Intervensi


PULSA

Rabu, 12 Desember 2018 • 11:14

cfo huawei ditahan,petinggi huawei ditahan di kanada,trump,perang dagang as-cina,perang dagang


ilustrasi, kantor Huwei di Jakartailustrasi, kantor Huwei di Jakarta

CFO Huawei Meng Wanzhou, yang ditangkap di Kanada minggu lalu meningkatkan ketegangan antara AS dan Cina, telah dibebaskan dengan jaminan. Jumlah jaminan yang disetujui oleh hakim sebesar 10 juta Dolar Kanada, atau setara dengan $ 7,5 juta Dolar AS.

Meng ditahan berdasarkan surat perintah AS atas penyelidikan yang diduga menemukan bahwa Meng telah menipu bank untuk membantu Huawei berbisnis dengan Iran. AS telah lama melarang Negara-negara lain untuk berbisnis dengan Iran dan Korea Utara. AS menetapkan bahwa Huawei menggunakan perusahaan teknologi kecil yang berbasis di Hong Kong yang disebut Skycom untuk melakukan bisnis dengan Iran.

Meksipun statusnya bebas dengan jaminan, Meng harus mengikuti sejumlah aturan yang ketat. Seperti pengawalan khusus ketika keluar rumah, pelacakan dengan GPS dan tidak boleh keluar dari kota Vancouver dimana Meng tinggal di Kanada.

Atas kasus ini, Presiden AS Donald Trump, seperti dikutip PULSA dari Reuters (via Bloomberg) akan melakukan intervensi. Trump mengatakan dia akan campur tangan dalam kasus Chief Financial Officer Huawei Technologies Co. Meng Wanzhou jika itu akan membantu memenangkan kesepakatan perdagangan dengan China.

"Jika saya pikir itu baik untuk apa yang akan menjadi kesepakatan perdagangan terbesar yang pernah dibuat - yang merupakan hal yang sangat penting - apa yang baik untuk keamanan nasional - saya pasti akan campur tangan jika saya pikir itu perlu," kata Trump kepada Reuters.

Trump juga mengatakan kepada Reuters bahwa Gedung Putih telah berbicara dengan Departemen Kehakiman tentang kasus itu, bersama dengan para pejabat Cina.

Ketika ditanya apakah dia telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping tentang masalah ini, Trump menjawab, “Mereka belum memanggil saya. Mereka berbicara dengan orang-orangku. Tapi mereka belum memanggil saya. "(*)


Sumber: Reuters via Bloomberg