pulsa-logo

Perang Dagang AS-Cina, Perakit iPhone Pindahkan Pabrik dari Cina ke Batam


PULSA

Jum'at, 14 Desember 2018 • 10:10

Perang Dagang AS-Cina, Perakit iPhone Pindahkan Pabrik dari Cina ke Batam


Salah-satu gerai penjualan iPhone di Depok Salah-satu gerai penjualan iPhone di Depok

Imbas prang danag AS-Cina ternyata berdampak baik untuk Indonesia. Buktinya, perusahaan yang berbasis di Taiwan Pegatron yang juga salah-satu mitra perakit iPhone bakal memindahkan pabriknya di Cina ke Indonesia. Pegatron merupakan perusahaan yang ikut ditunjuk Apple untuk merekit iPhone XS,iPhone XS Max dan iPhone XR.

Meski demikian, Pegatron baru akan memindahkan produksi produk non-Apple, termasuk set-top boxes (perangkat yang mengubah konten video menjadi sinyal TV) dan perangkat pintar lainnya yang telah terkena tarif AS. Pabrik Pegatron sendiri akan berlokasi di Pulau Batam Indonesia.

Meskipun sebagian besar produk Apple diproduksi di China, seperti iPhone dan Apple Watch, keduanya belum termasuk barang yang terkena tarif oleh AS. Namun, banyak komponen elektronik dan komponen yang biasa ditemukan di perangkat elektronik, seperti motherboard dan catu daya, terdaftar.

Pulau Batam, yang terletak di selatan Singapura dan dekat pintu masuk Samudra Pasifik di Selat Malaka, adalah bagian dari zona perdagangan bebas di Segitiga Pertumbuhan Indonesia – Malaysia – Singapura. Pegatron juga meilirk Vietnam sebagai lokasi produksi potensial lainnya, menurut Nikkei.

Pegatron bukan satu-satunya pemasok Apple yang berbasis di Taiwan yang telah mengumumkan rencana untuk memindahkan pabriknya dari Cina karena perang dagang. Pada pertengahan November, tujuh pemasok Apple Taiwan mengumumkan rencana untuk pindah, termasuk Compal, assembler iPads dan jam tangan Apple, dan perakit iPhone Wistron. (*)

Nikkei via Theepochtimes