pulsa-logo

iPhone XR, Desain Premium Banyak Pilihan Warna (Hands On)


Ahmad S.

Selasa, 18 Desember 2018 • 21:06


Keluarga Apple iPhone X terbaru telah resmi dijual di Indonesia melalui grup Erajaya. Bagi sebagian orang yang mengutamakan purna jual dan ketenangan dalam bertransaksi, tentu ini adalah kabar baik. Meskipun bagi sebagian yang lain hal ini dianggap kurang menguntungkan.

Terlepas dari kontroversi harga yang relatif lebih mahal dari produk import, kehadiran produk-produk ini secara resmi di Indonesia merupakan peluit kick off bagi kami di Tabloid PULSA untuk bisa mereview lebih dalam produk-produk tersebut. Sudah resmi gitu loh!

Kali ini giliran iPhone XR yang masuk ke meja redaksi PULSA. Produk ini merupakan varian termurah dari keluarga iPhone X anyar, menemani iPhone Xs dan Xs Max. Tapi jangan kaget kalau secara resmi harga iPhone anyar yang disebut termurah ini mulai dijual di angka Rp 15.200.000. Bukan definisi murah untuk semua orang, meskipun memang lebih murah dari iPhone Xs dan Xs Max yang masing-masing dibanderol mulai dari Rp 20.500.000 dan Rp 22.500.000.

Sesuai dugaan, banyak hal yang dipangkas. Mulai dari kamera, layar, hingga sejumlah fitur kekinian yang sebelumnya hadir di varian Xs dan Xs Max harus dikorbankan demi harga yang lebih terjangkau. Tapi apakah sepadan dengan uang yang kita keluarkan?

Desain Tetap Premium

iPhone XR yang kami dapatkan merupakan produk garansi resmi Indonesia. Kita bisa menemukan sejumlah dokumen berbahasa Indonesia dan tentunya colokan charger yang sesuai dengan region kita. Merupakan produk dengan varian warna biru dengan kapasitas memori terkecil, yakni 64 GB. Selain 64 GB, iPhone XR punya varian lain, yakni 128 GB dan 256 GB.


 

Tapi apakah iPhone ini terlihat murahan? Jawabannya sudah pasti tidak. Dengan ukuran bodi yang berada di tengah-tengah antara iPhone Xs dan Xs Max, maka XR boleh jadi produk yang pas bagi mereka yang selama ini belum melakukan upgrade dari iPhone 7 plus dan 8 Plus. Secara dimensi loh ya. Selain masih nyaman di genggaman, ujung kanan dan kiri atas masih dapat diakses dengan mudah. 

Bagian kaca yang melindungi back cover akan segera mengingatkan kita pada produk-produk iPhone 8 dan setelahnya. Membuatnya terasa sedikit licin dan kerap membuat deg-degan penggunanya di minggu-minggu pertama penggunaan. 

Frame pinggiran bodi jadi salah satu bagian yang mengalami downgrade. Jika di iPhone Xs terbuat dari bahan stainless steel, maka di iPhone XR frame ponsel ini terbuat dari bahan Aluminum. Tapi meskipun demikian, dengan ukuran yang lebih besar 5 %, ponsel ini justru terasa lebih berat dari iPhone Xs. Dan dibandingkan dengan frmae stainless, permukaan frame aluminium ini terasa lebih kesat sehingga membantu meningkatkan daya cengkram, ketika digenggam.

Masalah yang mungkin akan mengganggu pikiran kita di awal penggunaan adalah lebarnya jarak bezel dari tepi bodi ke tepi layar aktif. Mau tidak mau, karena layar XR berupa LCD, maka bezel ini harus hadir. Berbeda dengan Xs yang sudah menggunakan teknologi OLED, sehingga bisa mepet ke bagian tepi, bahkan menghilangkan jarak dengan frame. Tapi apa yang ditampilkan XR sudah bagus. Ini merupakan jarak minimum yang bisa diberikan oleh konfigurasi LCD. Artinya tidak juga mengganggu saat digunakan.

Karena sebagian besar kontrol menggunakan metode geser layar, baik dari bagian bawah ke atas, dari samping, atau geser ke bawah di kedua sudut yang mengapit notch, maka kita bisa bilang bahwa kehadiran bezel yang cukup lebar tersebut terbukti tidak mengganggu kontrol ini.

Pilihan Warna Cute

Selama ini iPhone cenderung identik dengan warna-warna netral, semisal hitam, putih, silver, gold dan paling aneh adalah rose gold. Lalu beberapa produk merah muncul secara eksklusif di sejumlah tipe.

Kemudian muncul iPhone 5c yang menawarkan warna-warna yang menarik. Nah, iPhone XR ini mencoba mengambil semangat colorful ini ke dalam keluarga seri X anyar. Mirip 5c yang memang disasar untuk pasar yang lebih rendah, XR juga diperlakukan sama.

Selain hitam dan putih, iPhone XR tersedia dalam beberapa warna mencolok, yakni biru, coral (agak-agak oranye gitu), dan merah. Tanpa casing dan stiker tambahan, iPhone XR Anda akan terlihat lucu ketika digunakan. Tapi, nampaknya casing sudah menjadi satu kebutuhan yang tidak dapat dihindarkan pengguna iPhone.

Warna ini akan memenuhi tidak hanya di back cover tapi juga di bagian frame. Sementara di bagian depan hanya ada warna hitam, yang juga dilapisi kaca pelindung. 

Notch dan Layar Penuh

Seperti halnya generasi iPhone X yang dimulai tahun 2017 lalu, iPhone XR membawa desain layar penuh, menghilangkan tombol home dan menyisakan satu bentukan poni untuk kamera depan dan sensor-sensor untuk Face ID.

Layar 6.1 inci dengan jenis LCD yang digunakan memiliki resolusi 1792 x 828 pixel dan kerapatan 326 ppi. Pihak Apple menyebutnya sebagai Layar Liquid Retina HD. Nilai kontrasnya jauh di bawah layar OLED yang digunakan iPhone Xs. Milik XR hanya 1.400:1, sementara Xs ada di angka 1.000.000:1. Maklum, kan OLED. Lalu apa artinya?

Ketika disandingkan, kedua layar akan menampilkan ketajaman dan kecerahan berbeda. Sesuai tebakan Anda, layar iPhone Xs tentua kan terlihat lebih mencolok. Kalau ketemu warna hitam, layar iPhone Xs akan terasa lebih keren. Tapi apakah dengan demikian layar XR tidak bisa dibilang bagus?

Sebelum iPhone X, layar iPhone menggunakan jenis layar yang sama dengan iPhone XR. Yaitu LCD retina display. Dari mulai iPhone lawas sampai saat mereview iPhone XR, kami bisa melihat bahwa layar yang dibawanya merupakan standar produk Apple yang memberikan kenyamanan, tanpa menghilangkan ketajaman pada obyek yang tertampil. Demikian juga pada warna, yang tetap bisa dijadikan patokan saat berkreasi.

 

Tanpa disandingkan dengan iPhone Xs, layar iPhone XR terasa lebih baik dari standar LCD ponsel-ponsel lain yang membawa resolusi HD. Sayangnya, di angka 15 juta, kami tidak menemukan produk lain yang masih membawa resolusi HD. Sarkasme ini memang harus kita utarakan, mengingat standar tayangan dengan koneksi terkini sudah di angka FHD.

Sekali lagi, Apple berhasil menutupi kekurangan pada resolusi dan kerapatan pixel dengan tampilan kecerahan dan warna yang “Apple Banget”. Sejauh ini sih tidak menganggu, dengan pemakaian banyak di Youtube, Netflix dan Instagram.

 

Demikian review singkat PULSA tentang iPhone XR di sisi Looks dan Feels. Tulisan ini merupakan bagian pertama dari beberapa bagian tulisan hands on mengenai Apple iPhone XR. Tunggu tulisan selanjutnya, mengenai performa hardware, kamera, dan fitur-fitur lain.