pulsa-logo

Analis: Apple Bisa Jadi The Next Nokia


PULSA

Sabtu, 05 Januari 2019 • 09:12

apple,iphone,penjualan iphone,nokia,sahan apple,perang dagang


gerai penjualan iPhone resmi (ilustrasi)gerai penjualan iPhone resmi (ilustrasi)

Baru-baru ini Apple ahirnya mengakui bahwa permintaan iPhone-nya melemah terutama di Cina. Akibatnya,raksasa teknologi AS itu memangkas perkiraan keuangan mereka dan juga berimbas pada anjloknya harga saham Apple.

Tentu saja kabar tersebut tidak diharapkan oleh para investor dan sekarang menurut analis Rod Hall dari Goldman Sachs kepada CNBC, seperti dikutip PULSA dari Ubergizmo, bahwa dengan cara yang dilakukan Apple sekarang ini bisa menjadi “the next Nokia”. Menurut dia, layaknya Nokia pada masa lalu, Apple juga bergantung pada pelanggan yang terus melakukan upgrade perangkat.

Sayangnya itu tidak terjadi karena iPhone menjadi lebih mahal pada setiap rilisnya, dan terlalu mahal bagi pelanggan yang ingin melakukan upgrade pada frekuensi yang mereka gunakan sebelumnya. Namun dia mencatat bahwa ini belum tentu malapetaka dan kesuraman bagi Apple, dan menyatakan bahwa di luar Cina, Goldman Sachs tidak melihat bukti kuat perlambatan konsumen pada 2019.

Hall menulis, “Di luar China, kami tidak melihat bukti adanya pelambatan pada 2019, tetapi kami hanya memberi tanda kepada investor bahwa kami percaya tingkat penggantian Apple kemungkinan jauh lebih sensitif terhadap makro saat ini karena perusahaan sedang mendekati penetrasi maksimum pasar untuk iPhone. " (*)