pulsa-logo

Saham Apple Anjlok, Ini Komentar Trump


PULSA

Sabtu, 05 Januari 2019 • 11:28

Apple,saham apple,perang dagang as-cina,komentar trump,penjualan iphone


iPhone 7 plus (ilustrasi)iPhone 7 plus (ilustrasi)

Rabu lalu, Apple menurunkan perkiraan pendapatan untuk kuartal pertama 2019. Langkah tersebut diambil karena menyusul penurunan permintaan iPhone baru di Cina. Akibatnya, saham Apple turun sebesar 10 persen pada hari berikutnya.

Terkait dengan penurunan saham Apple ini ahirnya Presiden AS Donald Trump angkat bicara. Seperti dilaporkan C-Span (va Phonearena), Trump mengatakan dia tidak khawatir terhadap penurunan harga saham Apple dan dia juga seolah lepas tangan atas perang dagang AS-Cina yang diprakarsainya.

Trump dilaporkan juga mengklaim bahwa saham Apple naik ratusan persen sejak dia memimpin Negara adidaya itu. Padahal menurut Phonearena, sejak Trump dilantik pada Januari 2017, saham Apple hanya naik 26,7% dengan mempertimbangkan piden dan split. Sedangkan pada jaman pemerintahan Obama, harga saham Apple naik dari 7,48 dolar AS menjadi 116,35 dolar AS, lebih besar dari 15 kali lipat. Tapi tu hitungan untuk periode 8 tahun.

Agar adil, Phonearena membuat perbandingan berdasarkan jangka waktu kepemimpinan. Perhitungannya dimulai dari 20 Januari 2017 hingga 4 Januari 2019, saham Apple naik 22,2% pada masa Trump, sedangkan dari 20 Januari 2009 hingga 4 Januari 2011, saham Apple naik empat kali lipat di bawah pemerintahan Obama.

Trump juga menekankan sekali lagi dirinya ingin Apple memindahkan pabriknya dari Cina ke AS. dengan alasan, Cina adalah penerima manfaat terbesar Apple, daripada AS sendiri. Juli 2017 lalu, Trump mengatakan bahwa Apple akan membangun "tiga pabrik besar " di AS dan telah meyakinkan Tim Cook, sang CEO Apple. Namun, Apple melaporkan bahwa mereka sedang membangun pabrik-pabrik ini. (*)