pulsa-logo

Apa Itu Pengujian US MIL-STD-810


Aldrin Symu

Selasa, 08 Januari 2019 • 14:29

US military standard, MIL-TD-810, techno,


Segala sesuatu bisa saja terjadi. Apakah ditempat kerja atau lingkungan tak terduga lainnya, sebuah perangkat bisa saja rentan terhadap kerusakan. Karenanya, wajar bila perangkat yang mobile diharuskan memiliki daya tahan terhadap lingkungan ekstrim atau kondisi alam yang berbeda.

Perangkat yang mobile seperti notebook atau tablet yang didesain untuk kepentingan outdoor biasanya menyertakan pengujian standard. Pengujian yang dilakukan umumnya adalah uji banting, uji ketahanan engsel dan uji panel terhadap tekanan. Saat ini, uji ketahanan sebuah perangkat yang biasa digunakan adalah US MIL-STD-810 yang merupakan standard test militer.

Top level US Military Standard

Top level US Military standard yang biasa dikenal dengan nama MIL-STD-810 ini merupakan metodologi pengujian untuk bermacam perangkat yang dianggap tangguh. MIL-STD-810 merupakan serangkaian tuntunan untuk pengujian performa dan manufaktur yang disyaratkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk militer dan perlengkapan  komersil ataupun aplikasi.

MIL-STD 810 umumnya dianggap sebagai standard pengujian ketahanan dan digunakan untuk peralatan mobile seperti laptop atau tablet termasuk juga smartphone. Metode pengujian MIL-STD-810 digunakan sebagai garansi atas daya tahan material pada sebuah perangkat. Proses pengujian dilakukan mengikuti alur yang ditetapkan, termasuk didalamnya program dokumentasi, program peran, standard test, dan test laboratorium terhadap semua kategori.

24 Kategori Pengujian

Berdasarkan data dari SST (Secure Systems & Technologies), metode pengujian laboratorium dalam MIL-STD-810 terbagi menjadi 24 kategori. Pengujian dilakukan menggunakan prosedur terkait dimana perangkat tersebut akan digunakan. Ke 24 kategori tersebut adalah low pressure/altitude (tekanan rendah), high temperature (temperatur tinggi), low temperature (temperatur rendah), temperature shock (lonjakan temperatur), contamination by fluids (kontaminasi cairan), solar radiation/sunshine (radiasi panas matahari), rain (hujan), humidity (kelembaban), fungus (jamur), salt fog (uap garam), sand and dust (pasir dan debu), explosive atmosphere (lonjakan tekanan udara), immersion (pencelupan), acceleration (akselerasi), vibration (getaran), acoustic noise (suara berisik), shock (guncangan), pyroshock (guncangan tiba-tiba), acidic atmosphere (lingkungan asam), gunfire vibration (getaran senapan), temperature (temperatur), humidity (kelembaban yang ekstrim), vibration and altitude (getaran di ketinggian), icing/freezing rain (hujan es), ballistic shock (guncangan roket) dan vibro-acoustic/temperature (suara getaran).


Setelah menyelesaikan semua test lingkungan, data pengujian tersebut dianalisa dan dicatat mengikuti spesifikasi material dan tuntunan program. Hasil akhir akan dibuat untuk setiap test termasuk didalamnya analisa hasil test.

Beberapa produk akan menggunakan nilai rating dari MIL-STD-810E sementara perangkat lainnya menggunakan MIL-STD-810F. Terakhir, MIL-STD-810G adalah hasil revisi dari MIL-STD-810F dan 810E. Pengujian dan metode yang digunakan sebenarnya kurang lebih sama, hanya saja standard yang digunakan disesuaikan dengan tujuan utamanya.

Berikut beberapa pengujian yang dilakukan:

Test Tekanan

Test ini menguji daya tahan perangkat 20% lebih kuat dari tekanan normal akibat lingkungan sekitar

Test Bantingan

Standard ketinggian perangkat terbanting dibuat 2x lebih tinggi untuk menghindari tubrukan atau terjatuh tanpa sengaja.

Test Engsel

Pengujian 2x lebih banyak dari notebook umumnya, sehingga diharapkan pengguna mendapat daya tahan lebih dan memperpanjang umur perangkat.

Test Ketahanan Keyboard

Pengujian penggunaan setiap bagian kecil dari keyboard dengan pengetikan kuat dan cepat untuk memastikan ketahanan dan produktifitas.

Test Getaran

Bermacam model getaran dicobakan pada perangkat sehingga bila perangkat digunakan jatuh terguling atau digunakan secara kasar.

Test Transportasi

Simulasi situasi dan kondisi nyata pengkapalan perangkat untuk memastikan notebook sampai di retailer dan kotumer tetap dalam kondisi prima.

Test Kesenyapan

Memastikan perangkat bebas dari suara bising sehingga dapat digunakan dengan nyaman

Test EMI

Perangkat didesain mampu menekan gangguan elektromagnetik ke titik nol meskipun di lokasi penuh emisi.

Test Pelintiran

Perangkat diletakkan pada situasi terpelintir secara paksa sehingga dipastikan perangkat tidak akan rusak saat perjalanan bisnis seperti meletakkan perangkat di bagasi.

Test Ketinggian

Memastikan ketahanan perangkat meskipun berada pada iklim dan kondisi lingkungan yang berbeda-beda. Pengujian diketinggian 6000 meter dari permukaan laut dan diatas gunung es.

Dikutip dari berbagai sumber