pulsa-logo

TOKOMODAL dan Alfamikro Hadirkan Platform Fintech untuk Investor dan UMKM


Hairuddin

Sabtu, 19 Januari 2019 • 13:54

Tokomodal, Alfamikro, Fintech, Layanan Permoodalan, UMKM, Platform Fintech Android


Solusi Fintech Tokomodal dan AlfamikroSolusi Fintech Tokomodal dan Alfamikro

 

UMKM di Indonesia memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Tercatat, 98% perusahaan di Indonesia merupakan UMKM yang mampu menyumbang 57% Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 60% tenaga kerja. Sayangnya, UMKM sering menghadapi kendala untuk mendapatkan informasi dan akses kredit/pembiayaan dalam usaha meningkatkan pertumbuhan dan peluang investasi mereka.

Kondisi tersebut cukup mendapat perhatian serius dari salah satu perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) tanah air yakni PT Toko Modal Mitra Usaha (TOKOMODAL), yang akhirnya membuahkan kerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk  pengelola jaringan ritel Alfamart dan Alfamikro untuk membantu usaha mikro masyarakat melalui bantuan permodalan, terutama pemilik warung kecil, lewat layanan berbasis teknologi.

Muhamad Aidil Fathany, Direktur Utama PT Toko Modal Mitra Usaha, mengatakan, "Program ini sangat mempermudah pemilik warung yang ingin memiliki pinjaman modal untuk pengembangan usaha. Sebelum ini proses transaksi di Alfamikro bersifat Cash on Delivery (COD). Tapi sekarang pemilik warung tinggal pilih barang di aplikasi, lalu memilih pembayaran melalui TOKOMODAL, dan selanjutnya barang dikirim tanpa ongkos kirim dengan estimasi same-day service."

Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tertarik menjadi investor dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berkeinginan memperoleh pembiayaan modal usah, layanan digital TOKOMODAL bisa diakseslangsung melalui aplikasi smartphone berbasis Android.

“Kemudahan akses yang diberikan oleh TOKOMODAL melalui aplikasi Android akan menjadi salah satu strategi perusahaan dalam merealisasikan pinjaman modal yang aman, efisien, mudah, dan cepat”, ujar Chris Antonius, Co-founder PT Toko Modal Mitra Usaha.

Melalui proses yang bisa dilakukan langsung melalui online, TOKOMODAL memiliki akses yang lebih cepat. UMKM tidak perlu menunggu lamanya proses pengajuan secara konvensional. Pengisian aplikasi dilakukan sepenuhnya melalui online dengan desain teknologi yang sangat memahami perilaku para penggunanya. Dengan teknologi big data, penggunaan algoritma, dan proses online, keputusan kredit bisa diambil dalam rentang waktu sangat cepat.


Outlet Binaan Alfa (OBA) dapat memesan barang terlebih dahulu dan bayar belakangan setelah terjual. Bayar tagihan juga mudah, bila peminjam bisa melunasi pinjaman dalam jangka waktu 7 hari akan bebas bunga atau biaya apapun selama masa promosi saat ini, sehingga sangat cocok untuk membantu usaha mikro agar bisa tumbuh dan berkembang," tambah Chris.

Untuk keamanan sistem informasi, TOKOMODAL telah menerapkan sertifikasi ISO 27001:2013. Dengan sertifikasi ISO 27001 ini, TOKOMODAL menjadi salah satu platform fintech Peer-to-Peer lending (P2P) investasi atau pendanaan ke UMKM yang aman dan terpercaya. Semua data pengguna dijamin kerahasiaannya dan dikelola secara profesional.

Tingginya animo dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TOKOMODAL, terbukti dalam waktu Quarter 4 jumlah OBA yang berasal dari aplikasi di Android mencapai lebih dari 8000 outlet. TOKOMODAL telah menjangkau 22 provinsi dan 50 kota di seluruh Indonesia. Jumlah pembiayaan yang sudah disalurkan oleh perusahaan hingga  Desember 2018 lebih dari Rp 130 miliar. Adapun pinjaman modal kerja mulai dari Rp 300.000 sampai Rp 4.500.000, TOKOMODAL telah berhasil menekan risiko gagal bayar (NPL) hingga 0%.

Ke depannya, TOKOMODAL akan menambah beragam fitur pada aplikasi agar pelaku usaha bisa memberikan pelayanan tambahan untuk konsumen, seperti pembelian pulsa, pembayaran listrik, pembelian tiket transportasi, dan sebagainya.