pulsa-logo

5 Hal Ini Menjadikan Smartphone Cina Lebih Baik Dibanding Apple dan Samsung


Nariswari

Jum'at, 25 Januari 2019 • 20:21

5 Hal Ini Menjadikan Smartphone Cina Lebih Baik Dibanding Apple dan Samsung


Paket p-enjualan Huawei Mate 20 ProPaket p-enjualan Huawei Mate 20 Pro

Apple dan Samsung tidak diragukan lagi sebagai merek smartphone global yang memiliki pangsa pasar yang kuat di seluruh dunia. Namun bukan berarti pesaing mereka, yakni merek smartphone asal Cina lengah dan tidak berusaha untuk meningkatkan popularitas dan eksistensinya.

Pabrikan asal Cina terus berupaya meningkatkan penjualan smartphone  mereka di seluruh dunia, dengan menerapkan berbagai strategi pemasaran, peningkatan R&D hingga investasi besar-besaran  pada inovasi baru.

Ambil contoh Huawei, meskipun memiliki brand ini tak boleh dijual di AS karena sesuatu hal, namun Huawei  bisa mengukuhkan diri sebagai raksasa smartphone dunia dalam hal penjualan unit smartphone.

Adapun OnePlus, Xiaomi, Oppo, dan  Vivo, keempat  merek smartphone ini  sedang  “naik daun” dan populer di pasar global.  Beberapa merek smartphone Cina digarap dengan sangat bagus dan sebenarnya tidak kalah dengan merek smartphone besutan Samsung dan Apple.

Dimulai dengan Xiaomi Mi Mix 3 yang belum lama dirilis ke publik. Smartphone ini  memiliki spesifikasi  yang  benar-benar mengesankan, dan dibekali dengan fitur  keren di dalamnya. Terlebih dengan fakta bahwa  smartphone ini  dibanderol  dengan harga setengah dari iPhone ataupun Samsung Galaxy. Inilah yang menjadikan smartphone  China cepat melejit dan meraih popularitas di pasar global.

Namun, pernahkan terpikir oleh Anda  bahwa  ada beberapa hal yang menjadikan produsen smartphone Cina jauh lebih keren dan lebih baik daripada Apple dan Samsung? Dan alasan-alasan inilah yang  kemudian  menjadi daya tarik dan membuat konsumen memutuskan untuk  membeli smartphone Cina.

1. Fast Charger termasuk dalam paket penjualan


Jika disbanding Apple dengan harga jual yang lebih mahal, pabrikan asal Cina lebih berbaik hati. Apple tidak menyertakan aksesoris fast charger dalam paket penjualan, meskipun perangkatnya mendukung fitur pengisian cepat. Ini seakan-akan  “memaksa” konsumen  untuk mengorek dompet lebih dalam untuk membeli aksesoris fast charger.

Kita ambil  contoh  smartphone unggulan terbaru Huawei, yakni Huawei  Mate 20 Pro. Ya, smartphone ini memang dibanderol dengan harga  yang cukup mahal, akan tetapi smartphone ini disertakan dengan aksesoris fast charger  tercepat yang pernah digunakan untuk smartphone yakni  pengisi daya 40 watt yang mengesankan.

Contoh lainnya OnePlus 6T dan Xiaomi Mi Mix 3 . Kedua smartphone  ini  juga dibekali dengan  aksesoris  fast charger. Wajar, jika kemudian konsumen akan lebih memilih untuk membeli smartphone Cina.

2. Disertakan casing ekstra dan perlindungan layar

Nah, selain fast charger, Anda tahu apa lagi yang termasuk dalam paket penjualan? Sekarang smartphone Cina ini rata-rata sudah menyertakan casing ekstra dan pelindung layar.

Huawei Mate 20, Mate 20 Pro, OnePlus 6T, Xiaomi Mi 8, Xiaomi Mi Mix 3, dan smartphone Xiaomi Redmi Series  yang dibanderol dengan harga yang terjangkau, semuanya dibekali dengan casing silikon ekstra  di dalam kotak penjualannya. Memang sih,  bukan casing mewah, tetapi  karena termasuk dalam paket penjualan, tentu sangat bermanfaat  bagi konsumen untuk melindungi smartphone kesayangannya.

Lalu apa yang ditawarkan oleh Apple dan Samsung?  Samsung dan Apple sayangnya  tidak menyertakan aksesoris ini. Padahal casing gratisan mungkin  hanya seharga USD$ 1 atau USD$ 2. Apa susahnya  untuk menyertakan gratisan casing ekstra pada pekat penjualan smartphone super mahal mereka?

Xiaomi Mi  Mix 2Xiaomi Mi Mix 2

3. Pengisi Daya Nirkabel Termasuk Dalam Paket Penjualan

Nah, hal ketiga yang membuat smartphone Cina lebih keren adalah  disertakannya  aksesoris pengisi daya nirkabel di dalam kotak penjualan. Sekarang ini, aksesoris tersebut memang  belum menjadi  sesuatu yang umum di kebanyakan smartphone Cina .

Akan tetapi  kita semua benar-benar terkesan ketika Xiaomi menyertakan aksesoris pengisi daya nirkabel pada apaket penjualan Xiaomi Mi Mix 3. Di dalam kotak penjualan smartphone ini  dilengkapi dengan pengisi daya nirkabel  gratis! Dan hebatnya, Mi Mix 3 harga banderolnya setengah dari iPhone XS!

Sekarang coba bandingkan dengan Apple dan Samsung yang menjual smartphone-nya  dengan harga sangat mahal, namun  ridak menyertakan  aksesoris pengisi daya nirkabel. Aksesoris  pengisi daya nirkabel itu dijual terpisah seharga hampir USD$ 50.

4. Baterai Lebih Besar

Suka atau tidak suka, faktanya adalah smartphone Cina telah menjadi yang terdepan soal urusan baterai. Ambil contoh seperti  Huawei Mate 20 atau Xiaomi Mi Max Series. Atau seri Moto Play (Motorola sudah diakuisisi oleh perusahaan Cina, Lenovo). Jajaran smartphone tersebut memiliki kehandalan  pada masa pakai baterai yang awet. Bahkan dapat bertahan dua hari dari posisi fully charge.

Lalu bagaimana dengan Samsung dan Apple? Baik Apple dan Samsung memang sedang mengejar ketinggalan tersebut, terutama dengan jajaran smartphone model terbaru mereka. Apple dengan  iPhone XR yang memiliki masa pakai baterai yang diklaim awet, dan Samsung  Galaxy Note 9 yang dibekali dengan dengan baterai lumayan besar yakni 4,000 mAh.

5. Harga Lebih Terjangkau

Akhirnya, poin kelima ini adalah hal yang paling sensitive dan menjadi kelebihan dari pabriikan Cina dibandingkan dengan Apple dan Samsung. Apple dan Samsung membanderol harga smartphone mereka dengan banderol lebih mahal.

Selain itu, smartphone China  mengandalkan pemasaran gerilya dan kampanye viral melalui online dan tidak selalu mengandalkan penjualan di took-toko atau pemasaran konvesnional.

Mesi demikian, harga murah belum tentu juga akan menjadikan Samsung dan Apple memiliki posisi yang baik di pasar. Toh banyak juga yang tidak setuju jika Apple dan Samsung dijual dengan harga yang murah.  (*)

sumber dari artikel Phonearena