pulsa-logo

Apple Disarankan Bikin iPhone Khusus untuk Pasar Cina


Nariswari

Jum'at, 01 Februari 2019 • 09:56

apple,iphone.penjualan iphone,iphone cina


iPhone 8 (ilustrasi)iPhone 8 (ilustrasi)

Tak dapat dipungkiri, Apple memiliki masalah serius  menghadapi anjloknya angka penjualan iPhone di pasar global. Imbasnya tentu bukan hanya pada berkurangnya pendapatan Apple, namun akan “mengancam” popularitas dan eksistensi Apple dalam jangka panjang. Menurut  kabar yang diperoleh dari The Wall Street Journal, beberapa mantan petinggi Apple percaya bahwa salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah rendahnya penjualan iPhone di pasar China, adalah Apple perlu merancang iPhone generasi  terbaru  yang khusus  untuk pasar China.

Apple memang telah mengambil  “langkah kecil” ke arah ini, seperti pengenalan ditur kartu dual SIM model iPhone XS / Max yang dipasarkan di Cina. Selain itu, diyakini secara luas bahwa peluncuran iPhone warna emas adalah keputusan  yang tepat untuk pasar Cina.

Apple menghadapi beberapa masalah di pasar China. Pada tanggal 30 Januari 2019, Apple merilis laporan pendapatan kuartal fiskal pertamanya untuk tahun fiskal yang berakhir 20 Desember 2018. Seperti yang diprediksi sebelumnya, pendapatan Apple  mengalami penurunan tajam, dan pendapatan di China turun 27% dari tahun-ke-tahun. CEO Apple, Tim Cook dengan jelas menunjukkan bahwa pasar China adalah masalah yang nyata. Tentu saja, perlambatan pertumbuhan ekonomi China adalah salah satu alasannya. Secara keseluruhan penjualan ponsel pintar turun 12% menjadi 15,5%, tetapi penurunan Apple lebih besar.

Diperparah, dengan  masalah harga iPhone yang dianggap kemahalan. Dalam hal ini, Apple sudah mempertimbangkan penurunan harga iPhone. Cook mengatakan bahwa dibandingkan dengan tahun sebelumnya, strategi penetapan harga Apple tidak berubah di Amerika Serikat. Namun, karena masalah nilai tukar, perbedaan harga iPhone di negara lain menjadi semakin  besar.

Tim Cook mengatakan bahwa Apple telah memperhatikan masalah ini dan mulai memikirkan strategi ke depannya.  iPhone akan diberi harga banderol  sesuai dengan mata uang lokal masing-masing negara. Ini berarti bahwa iPhone akan mengantarkan gelombang baru pemotongan harga di pasar internasional, terutama China.

Beberapa mantan eksekutif Apple  dan analis ekonomi  percaya bahwa Apple perlu membuat perubahan yang  “lebih radikal” di pasar China. Mereka mengatakan bahwa Apple harus mengakhiri strategi bisnis  dengan satu model iPhone  untuk semua pasar, dan membedakan produk dan perangkat lunak untuk pasar Cina dan pasar lainnya di luar AS.

Selama bertahun-tahun, iPhone telah dirancang di California dan dirakit di China, yang berarti bahwa iPhone di pasar Cina tidak mungkin sepenuhnya disesuaikan dengan aplikasi lokal dan kebiasaan pengguna.


Carl Smit, mantan eksekutif Apple, mengatakan bahwa  pasar China  tidak beradaptasi dengan cukup cepat dengan aplikasi dan perangkat lunak dari luar China. Aplikasi dan sistem ini adalah cara orang berkomunikasi di Tiongkok. Hal ini diamini oleh Veronica Wu, mantan eksekutif Apple lainnya, yang  mengatakan bahwa hal inilah yang diinginkan konsumen di Cina. Akan tetapi sayangnya sifat eksklusifnya produk Apple menjadikan iPhone enggan dilirik konsumen Cina. Jadi, meskipun Apple merilis iPhone baru di Cina, produk  itu tetap  tidak menarik konsumen Cina untuk membeli.

via