pulsa-logo

Berbahaya! Game PUBG dan Fortnite Bukan untuk Anak-anak


Nariswari

Rabu, 06 Februari 2019 • 10:31

game,PUBG,Fortnite,pengaruh game terhadap anak,bahaya game PUBG


Game PUBGGame PUBG

Di era game mobile yang semakin populer seperti saat ini, muncul sebuah studi psikologi baru yang mengungkap bahwa beberapa  game populer seperti PUBG, Fornite, dan beberapa game lainnya dapat memberikan efek yang sangat berbahaya bagi psikologis anak.

Dalam studi psikologi terbaru yang dipaparkan oleh Delhi Commission for Protection of Child Rights(DCPCR) menyebutkan bahwa beberapa game populer seperti PUBG dan Fortnite dapat memengaruhi otak dan psikologis anak-anak secara negatif.

Dalam catatan terbaru yang dikirim oleh DCPCR, mereka telah memperingatkan banyak sekolah lokal di India tentang dampak buruk bagi anak yang bermain game online PUBG dan Fortnite. DCPCR telah menandai beberapa game populer yang masuk dalam kategori “berbahaya” untuk dimainkan oleh anak-anak seperti Hitman, Pokemon Go, PUBG dan Fornite.

Bukan tanpa alasan DCPCR memasukkan game-game tersebut dalam kategori berbahaya, karena game tersebut disebut-sebut dapat memoderasi pikiran anak-anak dengan kebencian, kebencian terhadap wanita, teman dan mendorong anak-anak untuk berbuat negatif. DCPCR menyatakan bahwa game-game ini mengubah pikiran anak-anak. Jika dimainkan secara kontinu, kemungkinan besar  di masa depan hal itu dapat memengaruhi pemikiran otak mereka dan akan memengaruhi kehidupan mereka. Dengan kata lain  DCPCR mencatat bahwa game-game ini penuh dengan “kebencian”, sifat negatif, kejahatan dan balas dendam.

Ini sangat berbahaya untuk dimainkan anak-anak yang pada masa usia di mana mereka  tumbuh kembang , cepat menyerap dan  bejalar dari apa yang dilihatnya. Bisa Anda bayangkan, jika tiap hari mereka memainkan game yang penuh dengan kebencian, dan strategi jahat makan tentunya  hal  itu dapat berdampak negatif pada otak dan psikologis mereka.

DCPCR telah memperingatkan banyak sekolah di India tentang betapa berbahayanya anak-anak yang memainkan game-game tersebut. Meski  belum  ada logika atau pemikiran konvensional yang ditambahkan sebagai penjelasan di dalamnya.

Kemarin (5/2), salah satu anggota DCPCR, Ranjhana Prasad mengatakan ke media  bahwa hasil penelitian yang diungkap oleh mereka ini  adalah bersifat  pemberitahuan dan  pencegahan yang bermanfaat untuk  anak-anak.


Ranjhana Prasad  lebih lanjut menyatakan bahwa  saat ini  kita melihat banyak anak-anak yang bersikap  agresif, nakal,  dan sombong. Bukan tidak mungkin psikologis mereka telah terganggu dikarenakan game yang mereka mainkan setiap hari.

Ironisnya,  game populer PUBG dan Fornite  memiliki pertumbuhan luar biasa di India dari tahun 2018. Kedua game ini langsung menjadi trend game online sejak akhir tahun 2018 di India. Sebelumnya, game online tidak begitu populer di India, tetapi karena kini banyak bermunculan  smartphone murah dengan spesifikasi yang cukup bagus, maka game online ini telah mencatat pertumbuhan yang sangat besar. Bahkan hingga ke beberapa negara. (*)

Sumber: 1, 2