pulsa-logo

Andalkan AI, WhatsApp Bisa Sikat 2 Juta Akun Per Bulan untuk Cegah HOAX


Nariswari

Kamis, 07 Februari 2019 • 11:07

whatsapp,hoax,akun palsu,AI,cegah hoax,spam


ilustrasiilustrasi

Sejak bulan lalu, WhatsApp memperkenalkan sejumlah perubahan kebijakan  baru  yang dimaksudkan untuk mencegah penyebaran berita palsu (hoax) dan spam melalui WhatsApp. Mulai bulan lalu, pengguna WhatsApp  hanya  terbatas bisa mem-forward  (meneruskan) pesan  hanya ke lima orang teman, padahal sebelumnya WhatsApp  menawarkan forward  pesan dengan jumlah  tanpa batas.

Spam dan berita palsu  (hoax) tampaknya menjadi masalah utama bagi aplikasi media sosial dan layanan pesan instanakhir-akhir ini.  Dan tidak sedikit  perusahaan yang kewalahan dengan masalah ini. Meskipun agak terlambat, perubahan yang dilakukan WhatsApp terhadap kebijakan tersebut mengubahnya menjadi aplikasi yang lebih aman, dan  tidak terlalu bersifat spam.

Masih dalam upaya untuk memerangi spam dan hoax, kemarin (6/2) WhatsApp dikabarkan berusaha mencegah spam dan berita palsu menggunakan sistem mesin pembelajaran baru (AI learning machine) yang mampu menghapus sekitar 2 juta akun per bulan.

Sistem mesin pembelajaran yang digunakan oleh WhatsApp sangat canggih sehingga sekarang dapat menghapus  sekitar  20% akun bermasalah tepat pada saat registrasi, sehingga menghapus segala jenis spam atau informasi yang keliru yang akan ditebar oleh akun-akun ini.

Tapi bukan hanya mengandalkan  sistem mesin pembelajaran yang  canggih saja saat akan menghapus akun mencurigakan, karena  WhatsApp mengklaim bahwa 25% dari 2 juta akun yang dihapus  setiap bulan didasarkan pada intervensi manusia.

Selain itu, WhatsApp  dapat mengidentifikasi metode baru yang dimanfaatkan pengguna WhatsApp untuk menyalahgunakan platform.  Seperti kemampuan untuk menjalankan beberapa akun WhatsApp  yang berbeda di  perangkat computer atau smartphone  yang sama, yang kemudian digunakan untuk spam atau  menyebarkan  berita palsu (hoax). (*)

Sumber