pulsa-logo

Netflix Diam-diam Nonaktifkan Beberapa Film Seri Populernya, Ada Apa?


Nariswari

Senin, 11 Maret 2019 • 17:05

netflix,disney,the punisher,film netflix,film populer netflix


Logo Netflix (llusitrasi /doc. PULSA)Logo Netflix (llusitrasi /doc. PULSA)

Sejak awal Februari hingga kini adalah periode yang sulit untuk tayangan serial asli Netflix. Beberapa judul serial keren di Netflix, diam-diam raib dari tayangan streaming tersebut. Sebut saja misalnya Friends from College yang tidak akan kembali untuk seasons ketiga, dan Netflix juga membuang dua dari seri asli Marvel yang populer, Jessica Jones dan The Punisher.

Jelas, ini menandai akhir dari era Marvel di Netflix. Terlebih beberapa serial asli di Netflix sukses meraih  popularitas dan penggemar.  Banyak yang menyesalkan mengapa hal ini bisa sampai terjadi. Termasuk rapper Eminem yang berang pada Netflix yang diam-diam menghentikan dua serial asli Marvel yakni The Punisher dan Jessica Jones.

Mengapa Netflix menonaktifkan acara yang sangat disukai pemirsa tersebut? Kita sebenarnya pernah melihat ini sebelumnya. Netflix beberapa waktu yang lalu pernah menonaktifkan acara hit-nya sendiri. Jika Anda ingat serial Daredevil yang meraih popularitas, malah diam-diam gagal tayang di Netflix.  Ini menyebabkan protes keras dari banyak Marvel yang mengharapkan tayangnya acara tersebut.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Untuk memahami mengapa Netflix membatalkan beberapa pertunjukan terbaiknya sendiri, kita harus ingat mengapa Netflix membuat konten asli mereka sendiri.  Konten asli Netflix membantu membedakan layanan streaming dan memberikan alasan bagi penggemar untuk memilih Netflix dan eksklusivitasnya daripada layanan pesaing seperti HBO AT&T.  Tetapi itu bukan tujuan utama di sini. Netflix, patut diingat, mengantongi lebih banyak pelanggan daripada pesaing-pesaingnya, dan sebenarnya  tidak perlu banyak cara untuk membedakan konten-konten asli mereka .

Netflix menghitung keuntungannya dengan cara yang sama seperti yang dilakukan pesaingnya.  Yakni pendapatan dikurangi biaya. Dan tujuan utama dari strategi menciptakan konten asli adalah untuk mengurangi biaya di masa depan. Meskipun mahal untuk mengembangkan konten, Netflix akan menghemat uang dalam jangka panjang karena akan mengurangi ketergantungan pada konten-konten berlisensi yang sangat mahal.

Atau, setidaknya, itulah cara kerjanya jika Netflix membuat serial asli sepenuhnya. Tapi itu tidak terjadi dengan semua seri Netflix. Beberapa "konten asli" Netflix dibuat bekerja sama dengan studio luar. Ketika strategi konten asli Netflix sudah matang, perusahaan mencari cara untuk terus memproduksi konten yang lebih banyak secara in-house.  Tetapi kehadiran para pemangku kepentingan dari  luar Netflix  kadang memberikan efek negative yang  besar, terutama mengingat bahwa Netflix umumnya membayar harga tetap untuk konten aslinya. Artinya untuk serial-serial yang kurang populer  harga produksinya  sama, dan  tidak menjadi lebih murah  meskipun  orang tidak banyak  yang  menonton.


Pembatalan tayang beberapa serial terbaru ini dipicu oleh alasan yang sama, meskipun ada detail lain yang membuat langkah ini sangat dimengerti. Tayangan serial asli Netflix Marvel tersebut diproduksi oleh kerjasama Netflix dengan Marvel Studios dan ABC Television, yang dimiliki oleh Disney, sebuah perusahaan yang akan segera merilis layanan streaming on-demand sendiri untuk bersaing dengan Jadi, kira-kira alasan penghentian film-film seri dihentikan karena Netflix lebih suka berinvestasi  untuk  mengembangkan perusahaan mereka sendiri, ketimbang  memberikan peluang lebih banyak  pada saingan besar yang akan segera hadir, yakni  layanan streaming Disney yang kabarnya akan dinamakan Disney+. Layanan streaming Disney + besutan Disney akan diisi dengan beragam konten yang diproduksi oleh Disney. AT&T's WarnerMedia juga kabarnya  menciptakan layanan streaming garapan mereka sendiri.(*)

Sumber