pulsa-logo

CEO BlackBerry Belum Yakin dengan Smartpone Lipat, Ini Komentarnya!


Nariswari

Senin, 11 Maret 2019 • 18:47

CEO BlackBerry Belum Yakin dengan Smartpone Lipat,


ilustrasiilustrasi

Beberapa pabrikan smartphone global seperti Samsung, dan Huawei pada event Mobile World Congress (MWC) 2019 lalu melakukan lompatan besar dalam desain smartphone, dengan memperkenalkan smartphone berdesain lipat perdana mereka ke publik.  Langkah penggarapan smartphone lipat ini juga kemudian “menginspirasi” beberapa pabrikan smartphone lainnya seperti Xiaomi, Oppo, LG dan lainnya.

Mereka percaya bahwa desain handset lipat macam ini akan mewakili desain masa depan perangkat mobile. Pengguna smartphone di era saat ini membutuhkan layar smartphone yang lebih besar dan bahkan memungkinkan smartphone yang dapat berubah menjadi tablet. Desain ini bisa menjadi yang terbaik bagi banyak pengguna yang membutuhkan perangkat berlayar lapang.

Akan tetapi CEO BlackBerry, John Chen memiliki tanggapan yang sama sekali berbeda dengan kebanyakan pihak. Beliau tidak sependapat. Bahkan dengan agak “nyinyir” John Chen, selain menyebut smartphone berdesain lipat sebagai barang yang terlalu mahal, desain perangkat ini dianggapnya juga terlalu besar.

Hanya waktu yang bisa menjawab prinsip CEO BlackBerry benar atau tidak. Karena smartphone lipat memang masih tergolong sangat baru. Ponsel lipat pertama yang memasuki pasar global adalah Samsung Galaxy Fold yang mungkin akan tersedia mulai bulan Mei 2019, dengan banderol harga awal sekitar USD$ 2.000 (setara dengan Rp.30 jutaan). (*)

Sumber: 1, 2