pulsa-logo

[First Impression] Huawei P30, Desain Keren dengan Triple Camera Leica


Hairuddin

Jum'at, 12 April 2019 • 13:09

Huawei, Huawei P30, Spesifikasi Huawei P30, Harga Huawei P30, Review Huawei P30, Hands On Huawei P30, Triple Camera Leica,


Huawei P30Huawei P30

Di Indonesia, kehadiran trio Huawei P30 Series memang tidak melalui even khusus yang mewah dan melibatkan para artis serta influencer/KOL.

Keberadaan ketiga produk yang cukup menyita perhatian konsumen tanah air ini, terendus dari kampanye promosi pemesanan awal (Pre Order) yang disebar melalui jaringan sosial media Huawei Indonesia serta berbagai channel penjualan baik online maupun offline sejak beberapa pekan lalu. Bahkan, informasinya sendiri sudah tersebar sehari setelah diluncurkannya P30 Series di Paris, Perancis.

Menurut rencana, Huawei juga akan mengenalkan jajaran produk terbarunya tersebut berbarengan dengan pembukaan Huawei High-End Experience Shop, yang akan berlangsung di Jakarta pada 12 April. Sementara untuk Pre Order sendiri P30 Series akan menggandeng Lazada secara eksklusif.

Untuk yang penasaran seperti apa sih tampilan serta unggulan yang dibawa trio Huawei P30 Series tersebut, PULSA akan mengulas ‘pandangan’ pertama memegang salah satu varian P30 Series yang merupakan model paling tengah yakni Huawei P30.

Ditawarkan dengan banderolan harga yang lumayan ‘premium’ yakni sekitar Rp 9.999.000, Huawei P30 memabwa sebagian besar jeroan yang ada di Huawei P30 Pro. Tambah penasaran kan? Simak ulasannya berikut ini.

Desain dan Layar

Konsep desain yang diusung smartphone ini sama persis dengan yang diterapkan pada kembarannya, P30 Pro. Di bagian depan, Huawei P30 menghadirkan karakter desain yang tampil kekinian. Salah satunya terlihat dari adanya poni (notch) berupa tetesan air. Model desain seperti ini sebenarnya lebih banyak didominasi oleh smartphone kelas entry level.


Layar AMOLED Huawei P30Layar AMOLED Huawei P30

Huawei P30 punya desain yang sedikit lebih rinkas ketimbang P30 Pro yang terlihat ‘bongsor’. Dimensi P30 hanya sekitar 149.1 x 71.4 x 7.6 mm dengan bobot 165 gram. Bodinya ini cukup pas dan nyaman untuk menanamkan layar AMOLED berukuran 6.1 inci dengan rasio Full HD+ yang sudah didukung teknologi HDR10 dan DCI-P3.

Waterdrop Notch Huawei P30Waterdrop Notch Huawei P30

Serupa P30 Pro, Huawei juga menerapkan knsep pulasan warna baru di P30. Tidak lagi hanya menghadirkan gradasi warna standar, tapi sudah lebih modern. Di smartphone ini, Huawei terinspirasi oleh Salt Flats atau dataran garam padat yang mampu memunculkan efek cermin dengan pewarnaan berbeda. Dan di P30 yang PULSA coba, pilihan Breathing Crystal mampu menampilkan efek warna putih langit yang dipadukan dengan warna biru di bagian tengahnya. Efek gradasi ini akan terlihat sesuai sudut pandang dan arah cahaya yang terpantul ke bodi.

Huawei P30 meletakan kompartemen SIM card dan slot kartu memori tambahan di sisi kiri bodi. Untuk mengeluarkan ‘rumah’ dari kartu-kartu tersebut harus menggunakan Pin ejecktor khusus yang tersedia di paket penjualan. Di smartphone ini, tray kartu SIM menerapkan model hybrid. Artinya, slot SIM 2 juga berfungsi ganda untuk kartu memori. Menariknya, model kartu memori ekspansi yang diusung Huawei P30 ini adalah jenis Nano Memory (NM)

Hybrid SIM Card Huawei P30Hybrid SIM Card Huawei P30

Untuk panel kontrol lain, Huawei P30 menanamkan tombol power dan volume di sisi kanan bodi. Di sisi bawah, smartphone ini ada port USB Type-C, corong speaker, mikrofon dan audio jack 3.5mm.

USB Type-C Port Huawei P30USB Type-C Port Huawei P30

Kamera

Seperti materi promosi yang disebar Huawei, jajaran smartphone terbarunya ini memang menjagokan kemampuan kamera lewat tagline “Rewrite the Rules of Photography”. Ya, P Series Huawei memang dari awal kehadirannya sudah diposisikan sebagai perangkat ‘premium’ yang mengedepankan kecanggihan kamera beserta teknologi dan fitur-fitur bawaannya.

Di P30, Huawei menanamkan tiga sensor kamera di bagian belakang dengan karakteristik sturktur peletakan yang tetap terinspirasi oleh seri P awal. Selain itu, smartphone ini juga tetap menghadirkan inovasi yang sudah digagas pada Huawei P9 yakni sensor kamera dan algoritma hasil kolaborasi dengan pabrikan kamera kelas dunia, Leica.

Triple Camera Leica Huawei P30Triple Camera Leica Huawei P30

Di struktur atas, P30 meletakan sensor kamera Ultrawide 16 MP (17mm) yang punya aperture f/2.2. Di bagian tengah, ada kamera utama berkekuatan 40 MP (27mm) dengan bukaan f/1.8. Sementara yang paling bawah ada kamera telephoto 8 MP (80mm) f/2.4 yang dibekali 3x optical zoom dan fitur OIS.

PULSA sempat menguji kemampuan kamera milik Huawei P30 ini dan hasilnya memang terlihat keren. Foto yang dijepret dalam mode standar mampu menunjukan detil gambar yang tajam dan warna yang terang.

Mode Auto Huawei P30Mode Auto Huawei P30

Mode Normal Huawei P30Mode Normal Huawei P30

Indoor Mode Normal Huawei P30Indoor Mode Normal Huawei P30

Kamera smartphone ini juga dibekali beragam fitur lanjutan yang cukup beragam seperti mode Portrait untuk menghasilkan foto bokeh, Monochrome, Super Macro hingga Light Painting. Tidak kalah menariknya, kamera di Huawei P30 ini juga menyertakan mode malam (Nigt Mode) yang bisa dimanfaatkan untuk menjepret obyek di lokasi minim cahaya. Mode kamera Low light ini bisa dibilang sedang ngetren di kalangan vendor smartphone yang belakangan merilis produk baru.

But yang penasaran seperti apa hasil jepretan Night Mode Huawei P30, berikut PULSA tampilkan beberapa diantaranya.

Mode Malam (Night) Huawei P30Mode Malam (Night) Huawei P30

Night Mode Huawei P30Night Mode Huawei P30

Hardware

Untuk urusan kinerja di bagian dalam, Huawei P30 membenamkan spesifikasi yang sama persis dengan P30 Pro. Chipset yang digunakan adalah HiSilicon Kirin 980 dengan pabrikasi 7nm, dan prosesor Octa-core (2x2.6 GHz Cortex-A76 & 2x1.92 GHz Cortex-A76 & 4x1.8 GHz Cortex-A55). Grafisnya sendiri bersumber dari Mali-G76 MP10.

Sebagai penopang jeroan dalam mengeksekusi sistem operasi Android 9.0 Pie yang dikolaborasikan dengan antarmuka EMUI 9.1, Huawei P30 yang dipegang PULSA dibekali RAM 8GB dengan penyimpanan internal 128GB. Sementara untuk konsumen yang ingin menambahkan memori penyimpanan ekstra, slot hybrid Nano Memory di perangkat ini bisa dijejalkan kartu memori hingga kapasitas 256GB.

Di sektor penyuplai daya, Huawei P30 diperkuat baterai yang memiliki kapasitas sedikit lebih kecil dibanding milik P30 Pro. Baterai lithium sebesar 3650 mAh tertanam di bodi (non-removable), dan sudah didukung kemampuan pengisian cepat (fast charging) dengan kekuatan 22.5W.

Untuk yang masih penasaran dengan Huawei P30 ini, bisa disimak review lengkapnya di tabloid PULSA cetak atau di ww.tabloidpulsa.co.id dalam waktu dekat. (Hairuddin Ali/@hairuddin_ali)