pulsa-logo

Tahun 2019, Jutaan Orang Masih Menggunakan '123456' Sebagai Kata Sandi


PULSA

Selasa, 23 April 2019 • 10:21

kata sandi,kata sandi terburuk,dua faktor otentifikasi,keamanan cyber


ilustrasi/doc.PULSAilustrasi/doc.PULSA

Banyaknya kasus peretasan dan penipuan via online seharusnya membuat kita makin waspada. Pilihan untuk mengamankan akun dengan dua factor otentifikasi bisa menjadi pilihan, dan bahkan jika mungkin menggunakan kunci keamanan fisik juga. Sayangnya justru saat ini masih banyak orang yang tidak peduli.

Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC), seperti dikutip dari Ubergizmo, tampaknya lebih dari 20 juta orang masih menggunakan "123456" sebagai kata sandi mereka, yang itu adalah salah satu kata sandi terburuk yang sangat mudah dibobol. Mungkin kata sandi itu dipilih karena merupakan sesuatu yang mudah diingat.

Selain itu, ternyata banyak juga ditemukan bahwa tak banyak suka harus mengatur ulang kata sandi mereka, terutama jika digunakan dengan akun yang tidak terlalu sering mereka akses. Survei NCSC juga menemukan bahwa hanya 15% dari peserta survei mengaku tahu cara melindungi diri mereka sendiri secara online. Artinya, 85% dari peserta survei tersebut tidak tahu. Hampir setengah dari mereka yang disurvei (46%) juga mengklaim bahwa informasi tentang cara mengamankan akun online mereka "membingungkan", yang mungkin menjelaskan mengapa tidak banyak yang melakukannya.

Jika Anda belum mengamankan akun online Anda, mungkin Anda menemukan saran atau aturan cara membuat kata sandi yang kuat, dan mungkin juga salah-satunya adalah dengan dua fator otentifikasi. (*)