pulsa-logo

Ericsson Pamer Platform Teknologi 5G Terbaru di Jakarta


PULSA

Jum'at, 26 April 2019 • 19:22

ericsson,ericsson 5G,ericsson indonesia


Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia pada Barcelona Unboxed, Kamis (25/4)Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia pada Barcelona Unboxed, Kamis (25/4)

Ericsson menampilkan platform 5G generasi terbaru pada acara teknologi andalannya, 'Barcelona Unboxed' yang diadakan di Jakarta baru-baru ini. Pemimpin teknologi informasi dan komunikasi global ini sedang mengembangkan platform 5G dengan penambahan portofolio di seluruh area inti, akses radio dan transportasi, serta orkestrasi layanan. Penambahan ini membuat platform lebih dinamis dan fleksibel, memungkinkan penyedia layanan untuk mengembangkan jaringan mereka dan menyebarkan 5G secara bertahap.

Portofolio yang luas dari platform 5G Ericsson semakin diperkuat dengan berbagai peluncuran produk sebagai tambahan dari konsep yang sebelumnya telah diperkenalkan seperti Ericsson Spectrum Sharing yang memfasilitasi proses evolusi ke jaringan 5G secara efisien, fleksibel, dan tanpa gangguan. Berawal dari fokus perusahaan terhadap IoT, platform 5G Ericsson saat ini merupakan platform terlengkap untuk penerapan layanan broadband seluler lanjutan dan Jaringan Telepon Tetap Nirkabel atau yang banyak dikenal sebagai FWA (Fixed Wireless Access).

Fredrik Jejdling, Executive Vice President and Head of Business Area Networks, Ericsson, mengatakan: “Ericsson memiliki portofolio bagi para penyedia layanan untuk mengaktifkan 5G dan saat ini kami juga telah meluncurkan jaringan 5G komersial di AS, Eropa, Asia dan Australia. Kami akan terus mengembangkan portofolio kami untuk memudahkan hidup pelanggan, memungkinkan mereka mengelola pertumbuhan lalu lintas data yang terus meningkat, menyederhanakan operasi, dan menjaga pendapatan dari 5G."

Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia melanjutkan, “Ericsson adalah perusahaan pertama yang membawa dan memperkenalkan 2G, 3G dan 4G ke Indonesia serta melakukan uji coba 5G. Dengan 18 kontrak 5G telah diumumkan, kami telah mengirimkan tiga juta perangkat radio 5G-Ready ke pelanggan kami di seluruh dunia."

“Bagi Indonesia, operator dapat memperoleh manfaat dengan tambahan pendapatan 30 persen dari peluang pasar yang mendukung 5G pada tahun 2026, mewakili 6 miliar dollar AS pendapatan tambahan. Di Ericsson, kami tetap berkomitmen untuk membantu pelanggan kami memastikan bahwa jaringan 4G mereka sudah sesuai, sekaligus memungkinkan mereka untuk bermigrasi ke 5G dengan lancar”, simpulan Jerry.

Satu jaringan inti untuk 4G dan 5G

Untuk memastikan evolusi menuju 5G yang mulus bagi para penyedia layanan, Ericsson mengembangkan portofolio Cloud Core dengan tujuh produk baru yang mendukung 5G Standalone dan Non-Standalone, serta generasi sebelumnya untuk memastikan kelangsungan layanan yang mulus.


Solusi Dual-mode 5G Cloud Core yang dirancang untuk cloud-computing dapat digunakan untuk manajemen kapasitas otomatis, dan juga operasi yang efisien dan kuat. Ini juga memberikan taraf pengguna berkinerja tinggi untuk mengatasi kebutuhan penggunaan 5G dan termasuk API terbuka untuk inovasi kemampuan 5G seperti network slicing dan edge computing.

Transportasi layanan 5G di manapun

Dengan penyebaran awal 5G yang berlangsung di daerah perkotaan yang padat, langkah selanjutnya adalah meningkatkan kinerja 4G dan membangun cakupan 5G di luar kota. Ini akan terus membutuhkan kombinasi dari solusi transportasi berbasis serat dan gelombang mikro.

Untuk ini, Ericsson meningkatkan kapasitas portofolio gelombang mikronya dan menambahkan MINI-LINK 6200 baru dari solusi Long Haul 5G-ready yang mendukung kapasitas hingga 10Gbps. Perusahaan ini juga memperluas portofolio router dan fronthaul untuk menawarkan solusi fleksibel dan modular bagi penyedia layanan yang sesuai dengan kebutuhan penyebaran mereka. (*)