pulsa-logo

Laba Samsung Merosot, Apa Sebabnya?


PULSA

Selasa, 30 April 2019 • 15:41

samsung,kinerja samsung q1 2019,laba samsung q1 2019,galaxy,smartphone lipat


ilustrasi (doc.PULSA/isk)ilustrasi (doc.PULSA/isk)

Seperti yang pernah dipaparkan sebelumnya akhirnya Samsung membukukan laba terlemahnya selama lebih dari dua tahun pada kuartal pertama 2019 ini. Tetapi rakassa elektronik asal Korea Selatan itu tetap optimis pada kuartal kedua konsidinya akan membaik.

Penurunan laba pada Q1 2019 diakibatkan oleh penurunan harga chip dan permintaan yang melambat untuk panel layar, dan Samsung membukukan laba operasi sebesar 6,2 triliun won ($ 5,4 miliar) pada kuartal yang berakhir Maret lalu. Ini adalah laba terkecil sejak akhir 2016 tetapi sekali lagi hal tersebut sejalan dengan panduan perusahaan yang diumumkan beberapa waktu lalu. Pendapatan yang juga turun 13,5 persen menjadi 52,4 triliun won, juga sesuai dengan perkiraan sebelumnya.

Bisnis semikonduktor inti Samsung membukukan penurunan laba operasional 64 persen menjadi 4,1 triliun won, sementara bisnis display mencatat kerugian 560 miliar won. Samsung yang juga dikenal sebagai pembuat chip memori telah terpukul oleh penurunan di pasar smartphone global dan penurunan permintaan dari pusat data di balik layanan komputasi awan di tengah perlambatan ekonomi yang lebih luas.

Selain karena penurunan harga chip, Samsung juga mengatakan bisnis selulernya mencatat penurunan laba operasi 40 persen menjadi 2,3 triliun won pada kuartal yang sama. Pesaing dan juga sekaligus dan pemasok Apple berharap untuk menghidupkan kembali pertumbuhan yang lesu dalam bisnis mobile-nya lewat smartphone terbarunya, yang menampilkan layar fleksibel. Tetapi hal itu masih terkendala dengan penundaan penjualan global terkait beberapa keluhan dari para reviewer. (*)

sumber