pulsa-logo

Cina Siapkan Balasan atas Sanksi AS Terhadap Huawei


PULSA

Sabtu, 01 Juni 2019 • 01:04

Cina Siapkan Balasan atas Sanksi AS Terhadap Huawei


ilustrasiilustrasi

Sanksi Amerika Serikat (AS) yang memasukan Huawei kedaftar entitas sebagai perusahaan yang dilarang berbisnis dengan perusahaan AS berbuntut panjang. Kini Cina juga dilaporan sedang menyusun "daftar entitas yang tidak dapat diandalkan" dari perusahaan dan orang asing, sebuah langkah awal yang jelas menuju pembalasan terhadap AS atas sanksi terhadap Huawei.

Jumat kemarin, Kementerian Perdagangan Cina seperti dikutip PULSA dari The New Yrok Times mengatakan, daftar itu akan memuat perusahaan asing, perorangan dan organisasi yang "tidak mengikuti aturan pasar, melanggar semangat kontrak, memblokade dan berhenti memasok perusahaan Cina untuk alasan nonkomersial, dan secara serius merusak hak dan kepentingan sah perusahaan Cina. "

Sementara Cina memang belum memberikan rincian perusahaan atau entitas mana yang akan dimasukkan dalam daftar tersebut dan apa konsekuensinya. Kementerian mengatakan bahwa langkah-langkah spesifik akan diumumkan dalam waktu dekat.

Jelas, niat Cina itu berkaitan denganlangkah pemerintah AS yang dalam beberapa bulan terakhir telah menempatkan perusahaan-perusahaan Cina pada apa yang disebutnya "daftar entitas" dari perusahaan-perusahaan yang memerlukan izin khusus untuk membeli komponen dan teknologi Amerika. Dua minggu lalu Pemerintah Trump menempatkan Huawei, pembuat peralatan telekomunikasi Cina, pada daftar entitas, yang bisa kesulitan mengakses microchip, perangkat lunak, dan teknologi lain yang disediakan AS yang diperlukan untuk membuat dan menjual produk-produknya.

Tak lama kemudian, beberapa perusahaan teknologi Amerika, termasuk Google, mengatakan mereka akan berhenti memasok Huawei. Pemerintah Amerika sejak itu memberi Huawei keringanan 90 hari, yang memberi waktu bagi pejabat Cina dan Amerika untuk menuntaskan kesepakatan. Pemerintahan Trump juga dikatakan mempertimbangkan untuk menempatkan Hikvision, sebuah perusahaan video surveillance Cina, dalam daftar. (*)

Sumber