pulsa-logo

Canalys Pangkas Angka Proyeksi Pengapalan Smartphone di 2019


Fauzi

Selasa, 11 Juni 2019 • 16:03

Canalys,perang dagang AS dan Cina


IlustrasiIlustrasi

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina akan berdampak pada jumlah pengapalan smartphone tahun ini. Adalah biro riset Canalys yang telah merevisi jumlah proyeksi pengapalan smartphone menjadi 1,35 miliar unit tahun ini, atau menurun sekitar 3,1%.

Revisi ini disebut mencerminkan ‘masa depan yang tidak pasti’ sebagai dampak dari meningkatnya perang dagang antara AS dan Cina.

Dalam laporannya, Canalys mencatat bahwa pembatasan perdagangan yang diberlakukan oleh pemerintah AS pada Huawei akan memiliki dampak signifikan pada kemampuan vendor yang berbasis di Cina untuk meluncurkan perangkat baru dalam jangka pandek, terutama di luar Cina. Huawei sendiri disebut telah mengambil langkah untuk mengurangi dampak masalah pasokan komponen dan layanan, tetapi potensi di luar negeri akan terhambat untuk beberapa waktu.

Canalys percaya bahwa AS dan Cina pada akhirnya mungkin akan mencapai kesepakatan perdangan untuk mengurangi tekanan pada Huawei, tetapi kapan ini akan terjadi dinilai masih jauh belum jelas.

“Kami berharap vendor smartphone besar lainnya akan memiliki peluang jangka pendek, di tengah Huawei yang sedang berjuang,” kata Rushabh Doshi, Direktor Riset Canalys.

“Samsung akan menjadi pemenang terbesar, berkat strategi perangkat yang agresif dan kemampuannya untuk meningkatkan produksi dengan cepat, walaupun perusahaan Korea mungkin harus berjuang untuk mengisi kekuarangan tersebut,” lanjutnya.

Secara global, pengiriman smartphone diperkirakan akan kembali ke pertumbuhan pada tahun 2020. Di mana menurut estimasi Canalus pengiriman smartphone akan naik 3,4% menjadii 1,39 miliar unit tahun depan. (Ozi)


(Sumber)