pulsa-logo

Samsung Mulai Tatap Teknologi 6G


Nariswari

Senin, 17 Juni 2019 • 14:37

Samsung,6G,Korea Selatan


IlustrasiIlustrasi

Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung, untuk pertama kalinya mengungkap rencana dan prospek 6G ke publik.

Menurut Li Zaiyu, Vice President Samsung Electronics dalam sesi wawancara dengan media mengungkapkan bahwa Samsung akan terus berinvestasi dan melakukan pra-studi bisnis jaringan telekomunikasi terbaru di masa depan, termasuk jaringan seluler generasi keenam (6G).

Samsung berbicara tentang 6G dan membahas prospek pengembangan potensial jaringan seluler 6G, teknologi blockchain, dan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence).

Operator-operator telekomunikasi di  Korea Selatan sejauh ini memimpin dalam mengkomersilkan jaringan 5G sejak pada awal April, sekaligus menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengoperasikan 5G. Ponsel 5G yang digunakan oleh operator telekomunikasi lokal di Korea Selatan salah satunya adalah Samsung Galaxy S10 5G. Dan  dengan penggarapan smartphone 5G ini membuktikan bahwa  Samsung memang berkomitmen dalam pengembangan teknologi terbaru.

Ketika komersialisasi jaringan 5G tumbuh lebih dalam, ternyata diam-diam  pra-riset pada jaringan 6G  Samsung  masuk ke dalam agenda banyak perusahaan. Samsung telah mendirikan pusat penelitian teknologi komunikasi yang canggih untuk memulai penelitian dan pengembangan teknologi jaringan 6G. Tim 6G Samsung saat ini terdiri dari banyak pakar teknologi jaringan 5G.

Perusahaan-perusahaan Cina mengakumulasi paten teknologi 5G dan mereka secara kolektif memiliki setidaknya 30% dari paten 5G dunia. Tidak mengherankan bahwa Samsung telah memulai penelitian dan pengembangan 6G.

Faktanya, tidak hanya Samsung tetapi juga Cina, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara lain yang ternyata melakukan pra-riset jaringan 6G. Namun, sejauh ini  belum ada konsensus terpadu tentang teknologi 6G dan standar telekomunikasi jaringan 6G. (Naris/Ozi)


(Sumber)