pulsa-logo

Rokok Elektrik Resmi Dilarang di Kota Ini


PULSA

Rabu, 26 Juni 2019 • 11:42

rokok elektrik,vape,vapor,rokok elektrik dilarang,bahaya rokok elektrik


rokok elektrik atau vape (ilustrasi)rokok elektrik atau vape (ilustrasi)

San Francisco menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang resmi melarang penjulan rokok elektrik atau yang dikenal sebagai vapor. Walikota San Francisco London Breed masih memiliki waktu 10 hari untuk meninjau undang-undang tersebut, tetapi itu mungkin formalitas karena menurut laporan Engadget dia telah menyatakan dukungannya terhadap undang-undang tersebut. Peraturan itu mulai berlaku tujuh bulan setelah penandatanganan, dan tidak akan dicabut sampai FDA selesai meninjau efek kesehatan.

Aturan ini jelas akan berpengaruh pada perusahaan rokok elektronik. Salah-satu perusahaan pembuat rokok elektrik yakni Juul kini tengah berjuang menghadapi larangan itu. Perusahaan itu sudah berkampanye untuk opsi pada pemungutan suara November untuk membatalkan larangan itu, dan menyatakan bahwa hukum "menempatkan politik di atas kesehatan masyarakat." Sebelumnya Juul dituduh ikut memasarkan produk rokok elektrik kepada anak remaja. Namun Juul berdalih "pembuat kebijakan yang bertanggung jawab" untuk membantu mencegah anak muda menggunakan rokok elektrik dan tidak membuat batasan untuk orang dewasa.

Juul dan merek-merek lain telah berupaya membatasi akses kaum muda ke rokok elektronik, namun Walikota Breed dan lainnya (termasuk FDA) menuduh mereka sengaja menargetkan audiens yang lebih muda. Mereka tidak ingin mengulangi pertempuran bertahun-tahun tentang pemasaran rokok konvensional, terutama pada saat bahaya e-cigs masih menjadi perhatian utama. (*)

Sumber