pulsa-logo

Snapdragon 855 Jadi SoC Mobile Pertama Bersertifikasi Keamanan Setara Kartu ATM


Fauzi

Jum'at, 28 Juni 2019 • 14:21

Qualcomm,Qualcomm Secure Processing Unit


Image: QualcommImage: Qualcomm

Qualcomm Technologies baru-baru ini mengumumkan bahwa Qualcomm Secure Processing Unit, sebuah elemen keamanan yang terintegrasi dengan Snapdragon 855 Mobile Platform, telah mendapatkan sertifikasi keamanan ‘Common Criteria EAL-4+’, sebuah standar emas untuk pengujian keamanan perangkat keras bagi kartu pintar (smart card).

Sertifikasi yang diakui secara internasional ini membuat Snapdragon 855 menjadi mobile system-on-chip pertama yang mendapatkan pengakuan keamanan setara dengan kartu pintar yang biasa terdapat di kartu ATM maupun kartu kredit. Qualcomm Secure Processing Unit yang terintegrasi membuat para OEM yang merupakan konsumen dari Qualcomm Technologies dapat menghemat biayauntuk manufaktur komponen tanpa mengorbankan keamanan dan di saat yang sama tetap menawarkan peningkatan performa dan tenaga yang hadir melalui integrasi dengan proses fabrikasi teranyar.

Contoh dari penggunaan Qualcomm Secure Processing Unit antara lain terdapat pada Android Strongbox Keymaster dan Gatekeeper. Contoh lain penggunaan SPU antara lain didemonstrasikan di ajang MWC Shanghai minggu ini seperti kolaborasi Qualcomm Technologies dan Gemalto, perusahaan dari Thales, pada SIM (iSIM) terintegerasi.Di masa depan, kemampuan seperti pembayaran offline, fungsitrusted platform module(TPM), transit, ID elektronik, dan dompet crypto sangat mungkin diwujudkan tanpa tambahan cip keamanan.

“Mendapatkan sertifikasi keamanan EAL-4+ merupakan sebuah pencapaian dalam perjalanan kami memberikan keamanan selevel dengan kartu pintar bagi konsumen dan pengguna Snapdragon. Penggunaan yang sebelumnya memerlukan cip keamanan terpisah kini dapat sepenuhnya terintegerasi dalam perangkat yang ditenagai oleh Snapdragon 855,” kata Jesse Seed, Senior Director Product Management, Qualcomm Technologies, Inc.

Lebih lanjut Jesse Seed mengatakan sertifikasi ini merupakan bukti dari kemampuan Snapdragon 855 dalam membawa terobosan yang pertama dalam industri terkait bagi pasaran dan merupakan demonstrasi dari kepemimpinan Qualcomm Technologies dalam bidang keamanan terintegrasi.

Sertifikasi dari Qualcomm Secure Processing Unit telah disetujui oleh BSI (Bundesamt für Sicherheit in der Informationstechnik), Lembaga Federal untuk Keamanan Informatika Jerman. Program sertifikasi dari BSI ini dikenal sangat ketat sehinggahasilnya diakui secara global.

“Sebagai badan sertifikasi nasional, BSI telah menunjukkan melalui sertifikasi ini bahwa Common Criteria (ISO/IEC 15408)merupakan pilihan pertama untuk memastikan keamanan yang tinggi untuk produk yang kompleks seperti SoC. Sertifikasi yang menggunakan standar internasional dan transparan ini merupakan kontribusi penting bagi menjamin kepercayaan penggunaterhadap produk-produk TI. Kemanan informasi merupakan salah satu kunci dalam kesuksesan digitalisasi,” kata Arne Schönbohm, Presiden Lembaga Federal Jerman untuk Keamanan Informatika.


Sejurus dengan itu Dave Kleidermacher, Head of Android Security and Privacy, Google menegaskan bahwa meningkatkan keamanan merupakan prioritas utama bagi seluruh peluncuran platform kami.

“Qualcomm Secure Processing Unit memungkinkan mitra OEM kami untuk memenuhi kriteria ketatdari Android StrongBox dan kami sangat tidak sabar untuk melihat bagaimana para OEM mengambil keuntungan dari fitur-fitur utama StrongBox seperti peningkatan dalam kredensial dan keamanan pembayaran,” lanjutnya.

Telah berada dalam tahap produksi, Snapdragon 855 dengan Qualcomm Secure Processing Unit menawarkan peningkatan karakter dayadan performa,selain fitur keamanan terdepan dalam industri. Mobile platformini telah diluncurkan di berbagai perangkatflagshipdunia dan merupakan platformkomersial pertama yang mampu mendukung 5G multi gigabita, on-deviceAI, dan XR imersif secara bersamaan. Hal ini membuka dekade baru dalam revolusi perangkat mobile. (Ozi)

Sumber: PR