pulsa-logo

Dell Hadirkan Jajaran PC Latitude Generasi ke 10


Aldrin Symu

Rabu, 03 Juli 2019 • 09:00

dell, dell latitude


Dell Technologies (2/7/19) memperkenalkan portofolio Latitude terbarunya. Jajaran produk terbaru ini mempertahankan dua puluh lima tahun prinsip inovasi dan memberdayakan produktivitas tenaga kerja. Jajaran PC komersial Latitude generasi ke-10 dari Dell Technologies ini sepenuhnya dirancang ulang – lebih ramping, lebih ringkas dan lebih mudah dibawa ke mana pun dan kapan pun – untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang.

Portofolio dari PC bisnis mobile ini dirancang dengan mempertimbangkan tuntutan yang harus dipenuhi departemen TI dan bertujuan untuk membantu para pengguna bisnis bisa produktif lebih cepat dan lebih lama, kapan pun, di mana pun dan bagaimana pun cara mereka bekerja.

“Kebutuhan komputasi tenaga kerja modern telah berubah karena mereka tidak lagi terikat di meja mereka dari jam sembilan pagi hingga jam lima sore. Mereka terus bergerak, dari satu rapat ke rapat lainnya, bekerja secara remote atau harus sering bepergian, dan satu jenis laptop tidak dapat memenuhi semua kebutuhan yang beragam itu,” ujar Primawan Badri, Commercial Client Solution Lead untuk Dell Technologies Indonesia. “Jajaran Dell Latitude terbaru kami membuat semua hal tersebut lebih mudah dan jadi lebih menyenangkan untuk bekerja, berkolaborasi dan berinovasi kapan pun dan di mana pun.”

Latitude 7400 2-in-1

Peraih sejumlah penghargaan, Latitude 7400 2-in-1 yang pertama kali diperkenalkan di ajang CES di awal tahun ini adalah perangkat yang menjawab permintaan banyak orang dari teknologi saat ini, yaitu portabilitas dan konektivitas tanpa mengorbankan kinerja, plus sebuah mesin yang cantik dan responsif. Dell Latitude 7400 2-in-1 baru menghadirkan semua hal tersebut, berikut kemampuan seperti indra keenam – yaitu, kemampuan untuk siap digunakan bahkan sebelum pengguna menyentuh laptop.

Laptop ini adalah PC pertama di dunia yang menggunakan sensor jarak dekat dari Intel® Context Sensing Technology, di mana laptop 2-in-1 ini memiliki fitur ExpressSign-in yang akan mendeteksi keberadaan pengguna, menyalakan sistem, dan langsung memindai wajah pengguna untuk login dengan Windows Hello. Bahkan saat pengguna beranjak menjauh untuk beristirahat, sistem 2-in-1 ini akan langsung mendeteksinya dan otomatis terkunci untuk menghemat daya tahan baterai dan menjaga keamanan. Meski bentuknya yang kecil, para insinyur Dell sama sekali tidak mengorbankan kinerja, daya tahan baterai, konektivitas, port atau fitur-fitur terpercaya TI lainnya. Bahkan, Latitude ini diyakini bisa memiliki daya tahan hingga 24 jam3 hanya dengan satu kali pengisian daya, dan fitur ExpressCharge bisa mengisi ulang baterai hingga 80% hanya dalam waktu satu jam.


Latitude seri 7000

Ditawarkan dalam ukuran 13 inci dan 14 inci, Latitude seri 7000 adalah notebook kelas bisnis premium terkecil di dunia5. Dilapisi material aluminium hasil tempaan mesin dan serat karbon, laptop-laptop ini memiliki engsel variabel torsi dan mudah ditutup yang bisa dibuka dengan mudah, anti-silau yang bisa dibuka hanya dengan satu jari, layer dengan dan bingkai yang sangat tipis.

Dirancang dengan daya tahan baterai selama mungkin saat digunakan, teknologi SafeScreen digital inovatif yang dimilikinya mempersempit sudut pandang layar untuk keamanan saat bekerja di tempat umum. Semua laptop seri 7000 ini dilengkapi dengan memori hingga 32GB6 dan daya tahan baterai hingga sekitar 20 jam di konfigurasi tertentu, atau 25% lebih baik dari generasi sebelumnya. Untuk mendukung kinerja profesional mobile yang modern, Latitude seri 7000 ini juga menawarkan bingkai 4x4 tipis pertama, CAT16, antena selular dengan setelan antena dinamis di industri PC yang bisa memberikan kecepatan LTE gigabit di mana saja untuk mengunduh dengan cepat.

Latitude seri 5000

Notebook ini adalah notebook bisnis terkecil di dunia di kelasnya7 yang banyak digunakan tenaga kerja, yang juga menawarkan berbagai fitur bisnis dan konfigurasi. Bentuk Latitude seri 5000 ini (13 inci, 14 inci, dan 15 inci) dibuat dengan chasis yang diperkuat dengan serat karbon terbaru dan daya tahan baterai hingga 20 jam, sesuai standar industri, yang artinya pengguna dapat fokus menggunakan notebook ini tanpa terganggu. Konfigurasi layar sentuh HD dan Full HD dengan bingkai tipis dan prosesor Intel® Core™ generasi ke-8 dengan grafis diskret opsional membuat notebook ini mampu mengerjakan tugas-tugas berat.

Selain itu, Dell Technologies juga memperkenalkan Latitude 5300 2-in-1 baru, laptop umum kelas bisnis 2-in-1 berukuran 13 inci terkecil di dunia8. Dengan bobot awal hanya 3,15 pon (1,4 kg) 9, Latitude 5300 dengan engsel konvertibel 360 derajat ini memiliki layar sentuh Corning Gorilla Glass Full HD dari tepi-ke-tepi dengan lapisan anti silau agar layar lebih mudah dilihat. Sistem 2-in-1 ini bisa dikonfigurasi dengan memori hingga 32GB dan daya penyimpanan hingga 1TB.

Latitude seri 3000

Latitude seri 3000 baru menetapkan standar untuk notebook bisnis pemula dengan kemampuan kelas enterprise untuk mendukung produktivitas penting, namun tetap terjangkau oleh berbagai level perusahaan. Kini hadir dengan bentuk yang lebih kecil dan tampilan yang diperbaharui, laptop ini tersedia dalam ukuran 14 inci dan 15 inci, serta model 13 inci baru yang menakjubkan, menjadikannya notebook bisnis penting berukuran 13 inci yang terkecil dan teringan di dunia10.

Harga dan ketersediaan

Portofolio Dell Latitude generasi ke-10 ini telah tersedia di Indonesia, kecuali ada pernyataan lebih lanjut

• Latitude 3300, harga mulai dari Rp 7.900.000

• Latitude 3400, harga mulai dari Rp 8.200.000

• Latitude 5300, harga mulai dari Rp 15.100.000

• Latitude 5400, harga mulai dari Rp 17.400.000

• Latitude 7400, harga mulai dari Rp 19.650.000

• Latitude 7300, harga mulai dari Rp 21.200.000

• Latitude 7400 2-in-1, harga mulai dari Rp 27.500.000

 

    2019-02-01 10:34:22


    Seputar Tren Teknologi di 2019