pulsa-logo

Gimana Sih Cara Mengetahui jika Kita Kena Tipu Online?


Arief Burhanuddin

Senin, 08 Juli 2019 • 16:19


Penipuan digital alias Phishing merupakan salah satu cara serangan siber, yaitu ketika seseorang berpura-pura menjadi orang lain dan berusaha mengelabui hingga korban menyerahkan informasi data pribadi. Hal ini masih menjadi ancaman nyata seiring dengan teknik yang digunakan semakin canggih, dengan penipuan dan berita bohong yang berkembang semakin nyata dan meyakinkan serta terus ada di perbincangan dan interaksi kita di dunia maya.

 

Ada banyak bentuk phishing, termasuk pesan teks, email, profil media sosial, post, dan pesan atau situs web palsu. Biasanya, penipu akan mengirimkan pesan yang seolah-olah berasal dari perusahaan ternama atau berpura-pura menjadi seseorang yang Anda kenal agar Anda memberikannya kata sandi atau nomor kartu kredit. Ketika mereka menerima informasi tersebut, mereka akan mengambil keuntungan dari akses ke data pribadi Anda.

 

Taktik phishing yang paling umum digunakan biasanya menargetkan sisi emosional orang dengan tujuan untuk mengelabui, misalnya:

  • Tawaran harga murah dalam waktu yang terbatas! Anda menerima pesan yang menawarkan diskon menarik untuk merek yang Anda sukai. Informasi tersebut mungkin mengandung tautan ke peritel online palsu dan membuat Anda melakukan pembelian. Tetapi ketika Anda mengkliknya, Anda diarahkan ke situs web palsu atau dibuat mengunduh malware yang mencuri informasi. Seringkali pesan phishing ini meminta Anda untuk melakukan tindakan segera atau memberikan data pribadi, seperti kata sandi atau nomor kartu kredit.
  • Saya sangat membutuhkan pertolongan Anda! Seseorang mengaku sebagai salah satu kerabat atau teman Anda mengirimkan pesan bahwa ia sedang dalam masalah dan membutuhkan dana. Ketika Anda membalas pesan tersebut, penipu akan memanfaatkan kebaikan Anda dan memancing Anda untuk mengirimkan uang atau memberikan data pribadi. Berhati-hatilah terhadap sapaan dan situs web atau alamat email yang panjang dan rumit.
  • Kamu cakep deh! Seseorang mengirimkan Anda pesan romantis dengan harapan untuk mendapatkan kepercayaan Anda. Tapi waspadalah, akhir dari taktik ini adalah untuk membuat Anda mengirimkan mereka uang.
  • Selamat, Anda pemenang undian blablabla! Pesan seperti ini mengklaim bahwa Anda telah memenangkan lotre, namun selalu ada pancingan di dalamnya. Untuk mendapatkan 'hadiah' tersebut, Anda harus membayar biaya keanggotaan atau membagikan data pribadi. Seperti pesan-pesan phishing lainnya, pesan ini biasanya mengandung kesalahan kata dan tata bahasa. Jika Anda perhatikan lebih jauh, pesan ini juga memiliki tautan palsu - seperti tautan web yang mengandung nama perusahaan atau brand, namun terdapat kesalahan dalam pengejaan.
  • Akun Anda telah diretas, namun kami bisa membantu Anda. Taktik ini mengklaim bahwa salah satu akun online Anda telah disusupi atau dihapus, tetapi kabar baiknya, pengirim pesan dapat membantu Anda ...dengan syarat Anda harus memberikan data pribadi.

Cara agar Anda terhindar dari phishing


Mengikuti aturan keamanan berikut ini dapat membuat Anda terhindar dari jebakan phishing:

  • Simpan untuk diri sendiri - jangan pernah memberikan detail login Anda: Facebook tidak pernah meminta kata sandi Anda dalam bentuk email atau mengirimkan Anda kata sandi dalam bentuk lampiran. Jangan pernah memberikan informasi login Anda kepada siapapun.
  • Seperti halnya di kehidupan nyata, jangan menerima permintaan pertemanan dari orang asing. Penipu biasanya membuat akun palsu dan mencoba untuk menjadi teman Anda. Jika Anda menerimanya, hal ini memungkinkan penipu untuk menyebarkan spam di Kabar Beranda atau linimasa Anda.
  • Amankan akun Anda seperti barang berharga lainnya. Ganti kata sandi Anda secara berkala. Hal ini dapat mencegah akun Anda dicuri oleh penipu yang akan menggunakannya untuk menghubungi kerabat dan teman Anda.
  • Tinjau aktivitas akun Anda dan hapus spam: Anda dapat memeriksa riwayat login untuk melihat login yang mencurigakan dan juga memeriksa aplikasi yang diinstal yang memiliki akses ke data Anda. Hapus aplikasi yang tidak digunakan.
  • Cek fitur keamanan dari Facebook: Ketika Anda tidak yakin terhadap penawaran atau update yang meragukan, cek ulang keamanannya. Fitur keamanan dari Facebook menyediakan pengamanan ekstra untuk Anda.
  • Ambil tindakan dan laporkan ke Facebook: Jika sebuah email atau pesan Facebook terlihat aneh, jangan membuka email atau lampirannya. Laporkan hal tersebut ke phish@fb.com. Jika Anda ingin melaporkan percakapan, jangan lupa untuk ambil cuplikan layar sebelum Anda hapus. Perlu diingat bahwa tindakan ini tidak akan menghapus pesan dari kotak masuk pihak lain. Laporkan Link adalah cara terbaik untuk melaporkan konten yang kasar atau spam di Facebook.
  • Jika teman Anda adalah korban dari pembajakan, beritahukan mereka. Facebook dapat membantu Anda jika Anda diretas, atau kunjungi Help Center di Facebook untuk bantuan.
  • Hubungi pihak berwajib dan bank Anda. Jika Anda merasa menjadi korban kejahatan, hubungi polisi setempat. Jika Anda tidak sengaja memberikan informasi kartu kredit, segera hubungi bank Anda atau perusahaan kartu kredit dan pastikan Anda juga melaporkan orang atau akun tersebut ke Facebook.