pulsa-logo

Konferensi Asia IoT Business Platform ke-32 Akan Digelar di Jakarta


Aldrin Symu

Kamis, 11 Juli 2019 • 22:51

Konferensi Asia IoT Business Platform, aibp ke 32,


Konferensi Asia IoT Business Platform (AIBP) ke-32 akan digelar di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada 28-29 Agustus 2019. Untuk penyelenggaraan tahun keenam di Indonesia, konferensi AIBP akan berfokus pada topik "Indonesia 4.0" yang didorong oleh Kementerian Perindustrian RI dan "Smart City & Digital Economy" dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Pemerintah telah meluncurkan inisiatif Making Indonesia 4.0 – suatu roadmap terintegrasi untuk mengimplementasikan beberapa strategi digital dalam rangka transisi industri-industri di Indonesia menuju era Industri 4.0. Industri-industri kunci dalam roadmap ini adalah: industri makanan dan minuman, otomotif, elektronika, kimia, tekstil, dan garmen.

AIBP akan mendiskusikan pengimplementasian proyek-proyek digital oleh perusahaan-perusahaan lokal dan lembaga-lembaga pemerintahan dan tantangan yang ada dalam transformasi digital melalui teknologi Internet of Things (IoT) di Indonesia.

Tahun ini, implementasi digital di antara pemangku kepentingan digitalisasi di Indonesia, terlihat lebih konkret, mencakup: pemerintahan, perusahaan-perusahaan telekomunikasi, penyedia solusi teknologi, dan end-user dari kalangan enterprise, yang pada akhirnya telah mendorong lebih jauh transformasi digital di Indonesia.

"Berdasarkan survei terbaru kami, kami melihat bahwa perusahaan-perusahaan di dalam pusat kekuatan manufaktur tradisional di ASEAN, Indonesia, dan Thailand, telah lebih banyak merasakan manfaat dari pengimplementasian proyek-proyek transformasi digital dan teknologi IoT. Ini konsisten dengan apa yang telah kami saksikan selama 3-4 tahun terakhir, di mana perusahaan-perusahaan dari kedua negara paling banyak berinvestasi dalam teknologi dan mulai menuai hasilnya sekarang," kata Irza Suprapto, Direktur Asia IoT Business Platform.


Di Indonesia, kelihatan bahwa insiatif pemerintah telah diterima dengan optimistik oleh perusahaan lokal di dalam ekosistem sektor Industry 4.0. Sebanyak 43,1% response lokal di dalam industri manufaktur dan 46,2% di dalam industri logistik yakin bahwa transformasi digital telah diimplementasi di dalam satu atau lebih area fungsional di dalam perusahaan mereka.

Survei tersebut juga mendapati bahwa hanya 9 persen enterprise yang belum mengimplementasikan transformasi digital di dalam proses bisnis mereka. Ini statistik yang menjanjikan. Sebanyak 78,6% setuju bahwa perusahaan mereka harus terhubung dan menggunakan otomatisasi, analisis data yang canggih, dan berbagai tool digital lainnya, di dalam upaya meningkatkan proses dan operasional perusahaan mereka.