pulsa-logo

Ini Beda Snapdragon 855 Plus vs Snapdragon 855


Nariswari

Selasa, 16 Juli 2019 • 16:06

Snapdragon 855 Plus vs Snapdragon 855,snapdragon,qualcomm


(Gizchina)(Gizchina)

Qualcomm kemarin (15/7) secara resmi meluncurkan processor terbarunya, yakni  Snapdragon 855 Plus. Lahirnya processor ini adalah sebuah evolusi dari platform sebelumnya yakni  Snapdragon 855. Seperti namanya,  Snapdragon 855 Plus dirancang untuk perangkat 5G, game dan virtual / AR atau augmented reality. Processor ini merupakan  processor  yang mendapatkan  “pembaruan bertahap” (atau lebih sederhana versi overclock) dengan penyempurnaan terkait core dan GPU.

Snapdragon 855 Plus dilengkapi dengan dukungan 1 Kryo 485 (berbasis ARM Cortex A76) "Prime" inti CPU  dengan clock speed hingga 2,96GHz, 3 Kryo 485 (berbasis ARM Cortex A76) "Performance" inti  CPU dengan clock speed  hingga 2,42 GHz, dan akhirnya 4 Kryo 385 (berbasis ARM Cortex A55) "Efisiensi" core CPU dengan clock speed hingga 1,8GHz.

Adapun  "Prime" CPU core telah mencapai clock speed hingga 2.96GHz, ini adalah peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan Snapdragon 855 standar yang memiliki clock speed hanya 2.84GHz. Clock speed inti 3GHz ini bisa diterjemahkan ke dalam peningkatan kinerja dalam satu thread sama dengan 4,2%.

Di sisi lain, dukungan kelola grafis GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 Plus menawarkan peningkatan kinerja 15%, jika dibandingkan dengan  GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 standar. Frekuensi operasi berubah dari 585 MHz ke 672 MHz. Pengalaman bermain game juga mendapat manfaat dari driver Vulkan 1.1 yang 20% lebih efisien daripada Open GL ES, dan optimasi perangkat lunak lebih mantap dengan dukungan berbagai fitur seperti Game Jank Reducer, Game Fast Loader dan Game AntiCheat Extensions.

Snapdragon 855 Plus juga mendukung dual 14-bit Spectra 380 ISP, dukungan  modem Snapdragon X24 LTE yang terintegrasi dengan dukungan modem Snapdragon X50 5G opsional, Hexagon 690 DSP untuk  mesin  pembelajaran (machine learning), Wi-Fi 6, dan banyak lagi.

Terkait dengan dukungan AI yang lebih disempurnakan di Snapdragon 855 Plus, Qualcomm menyoroti  AI Engine yang diperbarui yang didedikasikan untuk pengelolaan algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intellegence), yang sekarang dalam generasi keempat dan mampu memproses 7 TOP (triliun operasi per detik).

Menurut keterangan dari  Kedar Kondap (Vice President Manajemen Produk di Qualcomm), seperti dilansir Gizchina, Snapdragon 855 Plus akan meningkatkan standar bagi para gamer elit dengan peningkatan kinerja CPU dan GPU secara signifikan. Penggunaan processor ini  sangat dibutuhkan  untuk meningkatkan pengalaman 5G, gaming, AI dan XR.


Smartphone pertama yang akan menjalankan processor Qualcomm Snapdragon 855 Plus akan memasuki pasar pada paruh kedua tahun ini. (*)

Sumber: 1, 2