pulsa-logo

Facebook Didenda Rp70 Triliun


PULSA

Kamis, 25 Juli 2019 • 12:14

Facebook Didenda Rp70 Triliun,pelanggaran privasi facebook,cambridge analytica


ilustrasiilustrasi

Facebook akhirnya harus membayar denda sangat besar oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat (AS). Seperti dilaporkan GSMArena, Facebook telah setuju untuk membayar denda $ 5 miliar AS (setara Rp70 triliun) atas pelanggaran privasi data pengguna. Penyelidikan FTC dimulai setelah skandal Cambridge Analytica tahun lalu, yang memanen data pribadi jutaan pengguna Facebook tanpa persetujuan mereka dan menggunakannya untuk tujuan iklan politik.

Sebagai bagian dari penyelesaian, Facebook berjanji untuk menggunakan perlindungan privasi data yang jauh lebih baik di masa depan. Facebook saat ini sedang meninjau sistemnya, mencari masalah yang berkaitan dengan kebocoran privasi, dan akan " cepat mengatasinya" begitu ditemukan. Selain itu Facebook juga mengatakan akan "lebih sering" memonitor penyalahgunaan, dan akan meminta pengembang untuk bertanggung jawab atas cara mereka menggunakan data dan mematuhi kebijakannya.

Facebook meyakinkan dua konsep adalah "transparansi dan akuntabilitas", dengan sertifikasi triwulanan guna memverifikasi bahwa kontrol privasinya berfungsi. Selain itu dibentuk juga komite baru dari dewan direksi Facebook setiap tiga bulan untuk memastikannya memenuhi komitmen terkait privasi. Komite ini akan diinformasikan oleh penilai privasi independen, yang tugasnya adalah untuk meninjau program privasi dan melaporkan kepada dewan ketika mereka melihat peluang untuk perbaikan.

Selain itu, Facebook setuju untuk membayar denda $ 100 juta kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS, karena gagal untuk menjelaskan dengan gamblang tentang penyalahgunaan data Cambridge Analytica dalam pengungkapan investornya.

Sumber: 1, 2