pulsa-logo

Huawei Siap Luncurkan Layanan Pemetaan Mirip Google Maps di Oktober


Nariswari

Kamis, 15 Agustus 2019 • 21:37

Huawei Siap Luncurkan Layanan Pemetaan Mirip Google Maps


logo Huawei (ilustrasi)logo Huawei (ilustrasi)

Huawei  secara resmi mengumumkan pada event Konferensi Pengembang Huawei (12/8) bahwa mereka segera akan memperkenalkan layanan pemetaan besutan mereka sendiri yang dinamakan “Map Kit” di bulan Oktober 2019.

Langkah Huawei ini, adalah jawaban dari trend teknologi yang kian maju, terutama di teknologi pemteaan. Pesaing-pesaing Huawei, yakni Apple, Microsoft dan Google telalh mengembangkan dan memiliki aplikasi peta sendiri yang disebut Apple Maps, Microsoft juga memiliki Bing Maps dan Google yang sangat sukses mempopulerkan Google Maps. Hingga kini, Google Maps tampaknya menjadi yang paling populer dari semua aplikasi pemetaan. Karena Google Maps tersedia default  di sejumlah perangkat dan platform terbesar.

Rencana Huawei untuk meluncurkan Map Kit, sebenarnya cukup wajar. Huawei sebagai perusahaan teknologi raksasa ingin membuat layanan peta sendiri. Setelah menerima pelarangan perdagangan dari AS, Huawei secara bertahap ingin mengurangi ketergantungannya pada layanan Google, termasuk Google Maps.

Map Kit tidak akan tersedia secara langsung (tidak default)  untuk digunakan oleh pengguna. Tetapi dirancang untuk pengembang untuk membangun aplikasi yang memanfaatkan kemampuan peta mereka.

Layanan pemetaan Map Kit ini akan dikembangkan dari hasil bekerja sama dengan perusahaan bernama Yandex dari Rusia dan situs web perjalanan AS, Booking Holdings. Aplikasi Map Kit ini akan terhubung ke layanan pemetaan lokal. Dan akan tersedia dalam 40 bahasa dan akan mencakup di 150 negara dan wilayah secara detail. Huawei juga akan memanfaatkan BTS telekomunikasi di beberapa negara untuk melengkapi posisi satelit layanan pemetaannya.

Menurut Zhang Pigan (Presiden Layanan Cloud di Huawei Consumer Business Group), Map Kit akan menyediakan berbagai informasi terkait dengan kondisi lalu lintas, dan rute lalu lintas secara real-time. Sistem navigasi canggih yang dapat mengenali kapan mobil berganti jalur di Map Kit, akan didukung  oleh teknologi Augmented Reality (AI).

Huawei mengatakan bahwa Map Kit  tersebut  akan dikembangkan untuk layanan seluler Huawei. Di layanan pemetaan tersebut,  akan dibekali dengan berbagai fitur seperti Site Kit, Location Kit, Kit Drive, dan Scan Kit. (*)


Sumber