pulsa-logo

Maskapai Ini Melarang Penggunaan Macbook Pro Selama Penerbangan


PULSA

Jum'at, 30 Agustus 2019 • 10:09

Maskapai Ini Melarang Penggunaan Macbook Pro Selama Penerbangan


Macbook/ilustrasi (doc PULSA/istimewa)Macbook/ilustrasi (doc PULSA/istimewa)

Terkait laporan bahwa Apple telah mulai menarik kembali MacBook Pro 2015 dari peredaran atas kekhawatiran kualitas baterai yang beberapa diantaranya ditemukan mudah terbakar, beberapa perusahaan penerbangan telah mulai melarang perangkat tersebut dimasukan ke bagasi. Sebagai gantinya, para penumpang diminta untuk membawanya dengan barang bawaan mereka.

Selain melarang dimasukan ke dalam bagasi, beberapa perusahaan penerbangan mengambil langkah lebih jauh. Berbicara kepada Bloomberg, seperti dilansir Ubergizmo, Qantas telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan melarang semua model MacBook Pro 15 inci. Ini bahkan termasuk MacBook Pro tidak termasuk yang ditarik kembali, artinya MacBook Pro 2019 15-inci yang baru Anda beli akan menjadi bagian dari daftar itu.

Perusahaan penerbangan juga telah melarang laptop untuk digunakan selama penerbangan, yang menyatakan bahwa mereka harus tetap mematikan perangkat selama perjalanan. Ini karena beberapa laporan menyebutkan bahwa ada MacBook Pro yang terbakar bahkan ketika sedang dalam mode tidur (artinya tidak sepenuhnya dimatikan).

Meskipun kebakaran di kabin dapat dengan mudah diatasi, tapi tampaknya maskapai penerbangan tak ingin mengambil resiko lebih juah. (*)

Sumber Via