pulsa-logo

Pencuri Berhasil Gondol iPhone Senilai Rp4,2 Miliar Tapi Dianggap Sia-sia, Kok Bisa?


Nariswari

Rabu, 04 September 2019 • 16:14

Pencuri Berhasil Gondol iPhone Senilai Rp4,2 Miliar


toko penjual iPhone (ilustrasi)toko penjual iPhone (ilustrasi)

iPhone adalah salah satu perangkat teknologi yang paling banyak diidam-idamkan di seluruh dunia. Nilai jual kembali iPhone juga cukup tinggi untuk perangkat bekas, itulah sebabnya banyak pencuri dan perampok menargetkan perangkat iPhone sebagai barang jarahan mereka.

Seperti kejadian beberapa hari lalu di Apple Store Perth, Australia. Sekelompok perampok telah berhasil masuk secara paksa  dengan menghancurkan bagian kaca depan Apple Store di Perth. Terkesan sangat niat, mereka membawa tong untuk tempat mengangkut puluhan iPhone jarahan mereka, palu berukuran besar, balaclava (penutup wajah) dan beberapa dari mereka membawa ransel dan menggunakan sarung tangan untuk menghindari jejak sidik jari. Satu orang pencuri, menghantam kaca bagian depan Apple Store dengan menggunakan palu godam berkali-kali hingga hancur. Setelah kaca hancur, ia kemudian memberikan kode ke teman-temannya untuk segera menyerbu toko.

Tak ayal, gerombolan perampok itu langsung menggondol iPhone hingga total senilai lebih dari USD$ 300,000 (Rp. 4,2 miliar). Tampak dengan jelas seperti dalam tangkapan video CCTV  yang diunggah ke YouTube, mereka tidak menggasak semua perangkat yang ada di Apple Store. Mereka lebih memilih mencuri unit iPhone. Sementara terlihat perangkat-perangkat Apple lainnya seperti Mac, iPad dan lainlain ditinggalkan begitu saja.

Meskipun sepertinya para pencuri tersebut mungkin merasa baru saja mendapatkan “durian runtuh”, tapi  sebenarnya tidak. Ini dikarenakan Apple memiliki langkah-langkah keamanan yang sangat ketat untuk kejadian seperti pencurian, dan perampokan seperti itu.  Apple mengetahui  perangkat atau unit iPhone mana saja yang telah dicuri. Apple kemudian mengunci/ memblokir unit-unit iPhone yang mereka curi tersebut dan menjadikannya tidak dapat diaktifkan.

Ini berarti bahwa usaha perampokan yang dilakukan oleh para pencuri tersebut terkesan sia-sia. Yah, meskipun ada dugaan bahwa unit iPhone curian tersebut akan dijual dalam bentuk pretelan, namun tentunya akan makan waktu dan nilainya tidak akan sama bersihnya dengan menjual iPhone baru.  

Seperti dikutip dari Ubergizmo, Detective Senior Constable Matt Whelan mengatakan dengan tegas  memperingatkan masyarakat untuk menghindari membeli unit iPhone curian tersebut, terutama jika  diiming-imingi dengan harga yang “miring”.

Matt Whelan mengatakan bahwa dengan membeli iPhone curian tersbeut maka Anda akan membuang-buang uang hasil jerih payahmu untuk unit iPhone yang terblokir. Dan dengan membeli produk pasar gelap  semacam ini, Anda pada akhirnya menyebabkan pencurian seperti itu akan kembali terulang lagi. Karena dengan membeli barang hasil curian, Anda secara tidak langsung akan  “menciptakan” pasar baru yakni  pasar gelap. (*)


Sumber