pulsa-logo

Lenovo, OnePlus, TCL dll, Tengah Diselidiki di AS Terkait Pelanggaran Paten


Nariswari

Selasa, 01 Oktober 2019 • 19:31

Lenovo, OnePlus, TCL dll, Tengah Diselidiki di AS Terkait Pelanggaran Paten


OnePlus 5T (ilustrasi)OnePlus 5T (ilustrasi)

Baru-baru ini, Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) dikabarkan mengadakan penyelidikan/investigasi pada beberapa perusahaan pemasok peralatan semikonduktor dan produk-produk hilirnya. Investigasi tersebut didasarkan pada Undang-Undang Tarif AS 1930. Investigasi ini melibatkan beberapa perusahaan teknologi yang berbasis di China yang diduga melakukan pelanggaran paten termasuk Lenovo, OnePlus, TCL, Hisense Group, dan beberapa lainnya.

Investigasi  yang dilakukan oleh AS ini sebagai tanggapan terhadap pengaduan yang diajukan oleh perusahaan Taiwan, GlobalFoundries pada tanggal 26 Agustus. GlobalFoundries menuduh TSMC telah melanggar 16 paten. Mereka mengklaim bahwa paten tersebut mencakup prinsip dasar pembuatan  komponen semikonduktor yang melibatkan teknologi 7nm yang saat ini digunakan oleh TSMC.

Pada saat yang sama, GlobalFoundries juga mengirimkan dua aplikasi investigasi ke ITC. Laporan tersebut mendorong ITC untuk menyelidiki dan mengeluarkan perintah dan pembatasan pasokan daro perusahaan-perusahaan China tersebut. Termasuk melarang penggunaan prosesor berdasarkan paten ini.

Perlu disebutkan bahwa sejak tahun ini, perusahaan-perusahaan AS telah memulai 337 investigasi  terhadap perusahaan-perusahaan yang berbasis di China. Investigasi ini mencakup perusahaan perangkat seluler, komputer dan pemasok komponennya, dan peralatan pemrosesan komponen tertentu. Perusahaan yang terlibat termasuk Lenovo, OnePlus, TCL, dan lain-lainnya. (*)