pulsa-logo

Bantu Korban Gempa Maluku, Indosat Siapkan Mobil Klinik


Hairuddin

Sabtu, 05 Oktober 2019 • 09:27

Mobil Klinik Indosat, Indosat Ooredoo, Korban Gempa Maluku, Gempa Maluku 2019, Dampak Gempa Maluku, Layanan Kesehatan Indosat, Indoosat Operasikan Mobil Klinik


Layanan Kesehatan Indosat di MalukuLayanan Kesehatan Indosat di Maluku

Baru-baru ini, Maluku mengalami bencana gempa bumi dengan magnitude 6,5 SR, yang mengakibatkan jatuhnya puluhan korban jiwa, ratusan korban luka-luka, dan ribuan masyarakat harus berada di pengungsian. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus program CSR, Indosat Ooredoo turut membantu dengan mengoperasikan Mobil Klinik di lokasi-lokasi yang terdampak bencana.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo memberikan layanan kesehatan gratis, menyediakan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak, menyalurkan makanan dan logistik darurat, serta bantuan komunikasi gratis bagi masyarakat sekitar.

Senior Vice President – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk, mengatakan “Indosat Ooredoo menyampaikan rasa prihatin sedalam-dalamnya kepada para korban bencana gempa bumi di Maluku. Kami selalu berkomitmen untuk segera membantu masyarakat yang terkena dampak bencana dengan melalui Mobil Klinik yang tersebar di seluruh Indonesia”.

Mobil Klinik akan beroperasi selama empat hari mulai  3 Oktober  hingga Minggu, 6 Oktober 2019. Lokasi yang rencananya akan dikunjungi oleh Mobil Klinik antara lain Dusun Wainuru Kecamatan Salahutu, ,  Desa Hitu Kecamatan Leihitu, Kampung Taeno Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon dan Dusun Rupahitu Desa Tulehu Kecamatan Salahutu.

Turina juga menambahkan, ” Kami berharap bantuan ini dapat meringankan derita yang dialami masyarakat Maluku dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut  menyalurkan bantuan. Semoga keadaan segera membaik dan masyarakat dapat segera beraktivitas seperti sedia kala.”

Masyarakat di lokasi pengungsian dapat menikmati layanan kesehatan gratis, layanan dukungan psikososial, makanan tambahan untuk anak-anak,  logistik darurat, serta bantuan telekomunikasi agar mereka tetap dapat terhubung dengan sanak saudara. (Udn)