pulsa-logo

Masalah Sensor Sidik Jari di Samsung Galaxy Note 10 dan S10, Beberapa Bank Tarik Dukungan


Nariswari

Rabu, 23 Oktober 2019 • 15:14

Masalah Sensor Sidik Jari di Samsung Galaxy Note 10 dan S10


Sensor sidik jari Samsung (doc Samsung)Sensor sidik jari Samsung (doc Samsung)

Beberapa hari yang lalu, Samsung diterpa masalah serius terkait dengan kerentanan di pemindai sidik jari ultrasonik pada seri Galaxy S10 dan Note 10. Hal ini berbuntut kurang sedap. Kini banyak bank di seluruh dunia yang kemudian menghapus dukungan untuk smartphone kedua smartphone tersebut dari aplikasi bank mereka. Salah satunya adalah  UK Nationwide Building Society Bank yang kemarin (22/10) telah menonaktifkan opsi login sidik jari dalam aplikasinya untuk pemilik Galaxy S10 dan Note 10. Lalu menyusul NatWest Bank, yang merupakan bank besar yang berbasis di Inggris yang melakukan hal yang sama.

Masalah dengan sidik jari ultrasonik dimulai beberapa hari yang lalu. Diduga, hal itu disebabkan oleh penggunaan pelindung layar silikon murahan yang bisa dibeli secara bebas di toko online. Pelindung layar semacam ini memiliki titik matriks sehingga tidak terlalu menempel di layar. Sayangnya, ini bisa melewati pemindai ultrasonik, karena malah mendaftarkan pola yang ada pelindung layar bukan jari pengguna. Dengan cara ini siapa pun dapat membuka kunci perangkat hanya dengan menekan area sidik jari di smartphone ini.

Setelah masalah itu terkuak, Samsung akhirnya menjanjikan pembaruan perangkat lunak untuk menghindari kemungkinan sensor ultrasonik tetap bekerja dengan benar jika perangkat Samsung Galaxy S10 dan Note 10 dilindungi oleh lapisan pelindung layar.

Situasi menjadi semakin buruk bagi pengguna Samsung Galaxy S10 dan Note 10 di seluruh dunia. Di saat Samsung masih berjuang untuk menyediakan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi masalah kerentanan pemindaian sidik jari, makin banyak bank yang bergabung dalam daftar untuk menghentikan dukungan Samsung Galaxy S10 dan Note 10.

Kemarin (22/10) Bank of China juga telah menghentikan dukungan untuk pemilik Galaxy S10, Note10 dan Tab S6. Bank Hapoalim, salah satu bank terbesar Israel, mengikuti langkah penghentian dukungan untuk Samsung Galaxy S10 dan Note 10. KaKao Bank, bank yang hanya berbasis online di  Korea Selatan, juga memperingatkan semua pengguna Samsung Galaxy S10 dan Note 10 untuk menonaktifkan otentikasi sidik jari di smartphone mereka. Dan tidak meng-uninstall aplikasi bank di smartphone mereka.

Jika Anda perhatikan, ada satu hal yang aneh bahwa Bank of China menghapus dukungan untuk perangkat Samsung GalaxyTab S6 juga. Ini dikarenakan perangkat tersebut juga menggunakan solusi sidik jari optik. Meski belum ada munculnya laporan terkait kerentanan pemindai sidik jari di Tab S6, namun  tampaknya Bank of China telah bertindak terlalu jauh untuk menghindari resiko kerentanan tersebut.

Samsung berjanji untuk mengirimkan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi kerentanan pemindaian sidik jari di minggu ini. Akan tetapi hingga saat ini belum ada kabar terbaru tentang pembaruan tersebut.


Namun saat Samsung menggulirkan  update perangkat lunak tersebut, pengguna harus menghapus input sidik jari mereka dan mendaftar lagi. Dan diharapkan, semua bank di seluruh dunia akan  menambahkan kembali dukungan untuk smartphone Samsung Galaxy S10 dan Note 10 ke daftar perangkat dukungan mereka. (*)

Sumber 1, 2, 3