pulsa-logo

Waspada! Ada 40 Aplikasi Adware di Google Play Store


Nariswari

Jum'at, 25 Oktober 2019 • 13:36

aplikasi,adaware,adaware adalah,iklan di android,muncul iklan di android


ilustrasiilustrasi

Peneliti cyber security ESET beberapa hari lalu mengabarkan bahwa mereka menemukan banyak aplikasi Android adware yang resmi terdaftar di Google Play Store. Bahkan beberapa di antaranya sangat sukses di toko aplikasi tersebut.  Lebih dari 8 juta unduhan telah dihasilkan oleh sekitar 40 aplikasi Android adware yang berhasil ditemukan oleh ESET.

Lalu seperti apa aplikasi Android adware ini? Menurut ESET, tujuan utama dari aplikasi adware  ini adalah untuk membawa iklan ke perangkat pengguna untuk menghasilkan lebih banyak uang dari iklan.

Bagi Anda yang masih awam dengan istilah aplikasi adware, ini adalah serapan dari bahasa Ingrris yaitu “Ad” yang berarti “Iklan” dan “Ware” berarti “Perangkat”.

Pada dasarnya Adware adalah suatu program iklan yang difungsikan untuk menguntungkan satu pihak. Tetapi belakangan ini Adware lebih diartikan sebagai penyedia dan sumber utama dari malware atau perangkat lunak berbahaya, seperti muatan virus atau spyware. Pada umunnya Adware hanya “mengganggu” pengguna dengan memaksakan untuk menampilkan berbagai  iklan di smartphone mereka. Banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa mereka sudah menginstal aplikasi adware tanpa sepengetahuan mereka.

Aplikasi adware ini menggunakan beberapa trik, jika pengguna Android ingin memeriksa aplikasi mana yang “bertanggung jawab” untuk iklan yang ditampilkan, Anda dapat menampilkan "Aplikasi yang terakhir digunakan". Namun, ada trik lain yang bisa diterapkan. Untuk aplikasi jahat (yang bermuatan malware), biasanya mereka bersembunyi di ikon Facebook atau Google. Adware meniru ikon dua aplikasi yang resmi untuk menghindari kecurigaan pengguna.

Aplikasi adware yang terdeteksi mencakup jenis aplikasi yang sangat umum, yang mencakup, misalnya, "Video Downloader". Orang biasa mencari aplikasi seperti itu, untuk mengunduh video YouTube ke ponsel cerdas mereka tanpa harus menjadi pelanggan premium di YouTube. Namun mereka tidak menyadari bahwa ada ancaman aplikasi Adware berbahaya dari pengguna yang tidak tahu.

Setelah peneliti keamanan ESET menemukan aplikasi Adware semacam itu, pencarian mereka terus difokuskan ke Google Play Store. Mereka mengatakan bahwa pengembang yang pandai dapat “menyembunyikan” Adware tersebut dengan sangat rapi, tetapi pada akhirnya akan terbuka kedoknya.


Menurut ESET, pada titik tertentu banyak pengembang aplikasi yang dalam‘ karier ’nya di Google Play, tampaknya memutuskan untuk meningkatkan pendapatan iklannya dengan menambahkan fitur Adware ke kode aplikasinya. Berbagai teknik “kamuflase”  disematkan  di aplikasi buatan mereka. Dan memberikan kesan bahwa aplikasi tersebut aman, dan tidak bersifat berbahaya.

ESET kemudian mengumumkan ada lebih dari 40 aplikasi Android bermuatan Adware yang ditemukan di Google Play Store. Mereka tercakup dalam beberapa kategori aplikasi, antara lain:

-    Smart Gallery

-    SaveInsta

-    Video Downloader Master

-    MP4 Video Downloader

-    Ringtone Maker 2019

-    Free Video Downloader

-    Water Drink Reminder

(*)

Sumber