pulsa-logo

Huawei Bisa Jadi Raja Smartphone 2019, Hanya Saja


Nariswari

Jum'at, 25 Oktober 2019 • 14:50

huawei,pengiriman smartphone huawei,raja smartphone 2019,raja ponsel 2019,samsung


ilustrasiilustrasi

Beberapa alasan, termasuk  tingginya harga banderol dan beberapa hal lainnya menjadikan volume penjualan smartphone 5G tidak dapat mencapai harapan. Sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh Lembaga Penelitian Informasi dan Komunikasi China menunjukkan bahwa pada bulan Agustus tahun ini, total volume pengiriman pasar ponsel pintar domestik di China “hanya” mencapai 30,875,000 unit.

Angka ini turun 5,3%  tahun per tahun (YoY).  Pencapaian angka penjualan itu termasuk 29,478,000 unit smartphone 4G dan 219,000 unit smartphone 5G. Lusa kemarin (23/10), Huawei merilis handset layar lipat pertamanya, yaitu Huawei Mate X. Harga banderol smartphone lipat ini tidaklah murah, yakni 16,999 yuan (USD$ 2,405 atau Rp. 36 jutaan).

Pada acara peluncuran Huawei Mate X, Huawei mengumumkan bahwa mereka telah mencapai angka penjualan 200 juta unit merek ponsel pintar Huawei  yang terjual di seluruh dunia. Selain itu, Huawei juga menargetkan untuk menjual lebih dari 10 juta unit Huawei Mate 30 yang baru mereka luncurkan. Juga, mereka memperkirakan bahwa total pengiriman akan mencapai 250 juta hingga akhir tahun 2019.

Tahun lalu, Huawei menjual 206 juta unit smartphone. Dan meskipun nilai 250 juta adalah target penjualan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, namun Huawei optimis bahwa mereka telah merencanakan berbagai strategi  untuk mencapai penjualan smartphone dengan target yang tinggi, bahkan hingga 300 juta unit.

Seperti diungkap Gizchina, CEO Bisnis Konsumen Huawei Yu Chengdong mengatakan bahwa meskipun berada di bawah sanksi pelarangan perdagangan AS, pengiriman smartphone Huawei masih mempertahankan tingkat kenaikan 26%. Jika tidak ada sanksi dari AS tersebut, Huawei memperkirakan bahwa pengiriman smartphone Huawei akan menjadi yang pertama di dunia tahun ini. Itu berarti bisa mengalahkan Samsung yang menjadi raja smartphone yang sementara ini belum terkalahkan.

Sebenarnya, tidak ada yang aneh dalam perkataan Yu Chengdong. Dan kita harus mempertimbangkan bahwa saat ini hanya Huawei yang menawarkan smartphone dua mode (NSA dan SA). Sebagian besar ponsel cerdas 5G di pasaran adalah perangkat mode tunggal dengan dukungan NSA.  (*)

Sumber