pulsa-logo

Samsung Luncurkan Galaxy Book Flex dan Galaxy Book Ion


Nariswari

Kamis, 31 Oktober 2019 • 14:07

Samsung,Samsung Developer Conference,Galaxy Book Flex,Galaxy Book Ion


Image: Samsung via 91MobilesImage: Samsung via 91Mobiles

Memanfaatkan ajang Samsung Developer Conference (SDC) ke-19 yang diadakan di San Jose Convention Center, Amerika Serikat, Samsung meluncurkan dua produk terbaru, Galaxy Book Flex dan Galaxy Book Ion.

Meskipun pasar laptop tidak sedinamis smartphone, namun Samsung tetap optimis bahwa pihaknya bisa tetap eksis di bisnis tersebut. Di ajang SDC ke-19 itu Samsung memutuskan untuk meluncurkan dua  produknya di bawah sub-brand Galaxy, yakni Galaxy Book Flex dan Galaxy Book Ion.

Pada konferensi tahunan tersebut, Samsung meluncurkan dua laptop baru yang dijuluki Galaxy Book Flex dan Galaxy Book Ion. Kedua varian laptop tersebut akan menjadi generasi penerus dari model Notebook 9 Pen dan Notebook 8. Kedua laptop tersebut mengikuti bahasa desain modern serta spesifikasi yang kuat.

Samsung Galaxy Book Flex hadir dalam dua ukuran layar, yakni 13,3 inci dan 15,6 inci. Layarnya memiliki resolusi Full HD QLED 1920 x 1080 piksel, dengan aspek rasio 16: 9, dan layar multi-touch 10-point. Ini adalah panel QLED yang sama yang biasanya ditemukan di jajaran produk televisi Samsung. Laptop ini berjalan pada chipset Intel 10th gen terbaru yang dipadukan dengan Intel Iris Graphics atau Intel UHD Graphics atau Nvidia GeForce MX250 2GB GDDDR5.

Samsung Galaxy Book Flex mengemas RAM 16GB LPDDR4X dan penyimpanan memori internal hingga 1TB SSD (NVMe). Untuk panggilan video, ada kamera HD 720p bersama dengan Dual Array Mic. Laptop ini juga dilengkapi built-in S-Pen, sensor sidik jari yang  dapat difungsikan untuk mengaktifkan masuk Windows Hello. Selain itu terdapat fitur lainnya yakni AKG stereo speaker dengan Smart amp. Spesifikasi lainnya termasuk dukungan konektivitas Wi-Fi 6, 802.11 ax 2 × 2, Bluetooth v 5.0, Thunderbolt 3 (2), USB-C, HP / Mic.

Perubahan besar lain yang dihadirkan di Galaxy Book Flex adalah penambahan fitur Wireless PowerShare yang memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat lain seperti ponsel, jam tangan pintar. Teknologi ini ditempatkan di bawah touchpad. Pengguna harus mengaktifkan fitur menggunakan kombinasi keyboard. Galaxy Book Ion juga memiliki spesifikasi yang sama, kecuali fakta bahwa unit tersebut  adalah varian non-layar sentuh.

Sayangnya, Samsung belum menginformasikan harga, dan ketersediaan dari Galaxy Book Flex dan Galaxy Book Ion. Namun diprediksi bahwa harga kedua laptop tersbeut akan berada di kisaran harga yang tidak terpaut jauh seperti model Notebook 9 Pen dan Notebook 9. (Naris/Ozi)


Sumber: 1, 2